Unggulan Kedua, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Siap Juara Orleans Masters 2026?

Andika Rachmansyah, Jurnalis
Rabu 18 Maret 2026 11:58 WIB
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin siap juara Orleans Masters 2026. (Foto: Humas PP PBSI)
Share :

GANDA putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, enggan terbebani status unggulan kedua di Orleans Masters 2026. Pasangan muda Pelatnas PBSI Cipayung itu fokus membidik hasil terbaik dalam ajang BWF level Super 300 tersebut. 

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatat hasil positif di babak 32 besar Orleans Masters 2026. Ganda putra ranking 13 dunia itu meraih kemenangan atas Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong dari Singapura dengan skor 21-13, dan 21-16 di Palais des Sports, Orleans, Prancis, pada Selasa, 17 Maret 2026.

1. Wajib Tingkatkan Fokus

Meski terbilang menang mudah, mereka menilai masih ada yang kurang dari permainannya. Raymond menyebut, dirinya dan Joaquin masih perlu meningkatkan fokusnya lagi pada laga-laga berikutnya. 

“Puji Tuhan, tadi bermain lancar tanpa cedera apapun di lapangan. Cuma masih harus banyak yang diperbaiki dari pertandingan ini juga. Kami harus lebih fokus lagi,” kata Raymond Indra dalam keterangan PBSI yang diterima Okezone, Rabu (18/3/2026). 

Bicara peta persaingan, Raymond/Joaquin bisa dibilang cukup diunggulkan. Terlebih, mereka berstatus sebagai unggulan kedua di ajang tersebut. Namun, mereka tak ingin menjadikan statusnya sebagai beban dan berupaya meraih hasil manis di ajang tersebut. 

“Kalau dilihat memang persaingan di sini tidak seketat di All England atau Swiss Open dan kami mau memanfaatkan kesempatan ini, kami mau lebih maksimal. Tapi, tetap tidak boleh dijadikan beban sebagai unggulan kedua,” ujar Raymond Indra.

 

2. Matangkan Adaptasi

Sementara itu, Joaquin mengaku dirinya dan Raymond Indra masih perlu mematangkan adaptasinya. Menurutnya, salah satu faktor yang membuat mereka meraih kemenangan adalah karena kisi-kisi yang diberikan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana terkait masalah teknis lapangan. 

“Kami harus cepat beradaptasi dan membuat strategi yang pas di lapangan dengan kondisi shuttlecock yang kencang. Berbeda dengan saat main di All England atau Swiss Open kemarin. Cukup terasa lebih cepat. Tadi juga sebelum main sudah tanya ke mas Leo (Rolly Carnando) dan mas Bagas (Maulana) dan memang kencang. Jadi secara fokus benar-benar harus prima,” terang dia. 

Joaquin sendiri sempat mengalami kapalan pada kakinya. Bukan suatu yang mengherankan mengingat pasangan muda Indonesia itu menjalani tiga turnamen Eropa secara beruntun. 

“Hal positif yang bisa diambil hari ini pastinya bersyukur bisa menang dan "kapalan" saya yang kemarin-kemarin cukup mengganggu sudah mendingan walau masih ada terasa sakit,” pungkas Joaquin. 

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sports lainnya