13 Pebulu Tangkis Top Dunia yang Keluar dari Pelatnas Negaranya, Nomor 1 Jonatan Christie

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 17 Maret 2026 10:57 WIB
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. (Foto: PBSI)
Share :

MEMILIH jalur independen atau profesional di luar pemusatan latihan nasional (pelatnas) sering kali dianggap sebagai perjudian besar bagi seorang atlet bulu tangkis. Pasalnya, pemain harus mandiri dalam mengurus biaya turnamen, akomodasi, hingga program latihan.

Namun, bagi beberapa nama besar, langkah berani ini justru menjadi titik balik kegemilangan karier mereka. Hal itu dikarenakan performa mereka justru ada yang semakin membaik setelah keluar dari Pelatnas. Lantas siapa saja mereka?

Berikut 13 Pebulu Tangkis Top Dunia yang Keluar dari Pelatnas Negaranya:

1. Jonatan Christie (Indonesia)

Jonatan Christie. (Foto: PBSI)

Pemain yang akrab disapa Jojo ini secara mengejutkan meninggalkan Pelatnas PBSI pada pertengahan 2025. Terbukti ampuh, dalam waktu singkat setelah keluar dari Pelatnas, Jonatan langsung menyabet dua gelar juara beruntun di Korea Open dan Denmark Open 2025 sebagai pemain profesional.

2. Viktor Axelsen (Denmark)

viktor axelsen foto aldhi chandra

Pemain berjuluk Alien ini meninggalkan pelatnas Denmark pada 2021 untuk berlatih di Dubai. Keputusan ini membuahkan hasil luar biasa dengan raihan 19 gelar BWF World Tour serta medali emas Olimpiade Paris 2024.

3. Anders Antonsen (Denmark)

Anders Antonsen

Mengikuti jejak seniornya, Antonsen keluar dari pelatnas pada November 2022. Sejak menjadi pemain independen, ia sukses mengoleksi berbagai gelar juara dan kembali merangsek ke jajaran elit ranking dunia.

4. Taufik Hidayat (Indonesia)

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat. (PBSI)

Legenda tunggal putra ini resmi mundur dari pelatnas pada Januari 2009 karena perbedaan visi dengan federasi. Meski berstatus pemain luar, Taufik tetap kompetitif dengan meraih perak Kejuaraan Dunia 2010.

5. Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia)

Chico Aura Dwi Wardoyo. PBSI

Chico memutuskan keluar dari Cipayung pada Mei 2025 demi mencari tantangan baru setelah performanya sempat meredup. Ia memilih jalur profesional untuk mengembalikan potensi terbaiknya.

6. Lee Zii Jia (Malaysia)

Lee Zii Jia. instagram

Tekanan internal yang besar di pelatnas Malaysia (BAM) membuat Lee Zii Jia memilih menjadi profesional pada awal 2022. Ia merasa lebih nyaman mengelola kariernya sendiri di luar sistem federasi.

 

7. Hendra Setiawan (Indonesia)

Hendra Setiawan jadi pelatih di All England 2025 (Foto: PBSI)

Pemain spesialis ganda ini tercatat beberapa kali keluar masuk pelatnas. Puncaknya, ia kembali menjadi profesional pada 2019 bersama Mohammad Ahsan dan justru meraih sukses besar di usia senja.

8. Mohammad Ahsan (Indonesia)

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan foto aldhi

Sama seperti Hendra, Ahsan membuktikan bahwa usia dan status independen bukan penghalang. Ia meraih gelar Juara Dunia 2019 setelah memutuskan berstatus profesional di luar pelatnas.

9. Markis Kido (Indonesia)

Hendra Setiawan dan Markis Kido

Almarhum Markis Kido meninggalkan pelatnas pada 2009 karena masalah kontrak. Pasca-keluar, ia masih mampu membuktikan kelasnya dengan meraih medali emas Asian Games 2010.

10. Tony Gunawan (Indonesia/AS)

Hendra Setiawan bersama Tony Gunawan. (Foto: Instagram/hendrasansan)

Setelah meraih emas Olimpiade 2000 untuk Indonesia, Tony keluar dari pelatnas dan pindah ke Amerika Serikat. Ia mengukir sejarah dengan menjadi juara dunia 2005 mewakili Negeri Paman Sam.

11. Mia Audina (Indonesia/Belanda)

Mia Audina

Mia Audina meninggalkan Pelatnas Indonesia di akhir 1990-an dan pindah kewarganegaraan ke Belanda. Di bawah bendera Belanda, prestasi si Bocah Ajaib ini tetap stabil sebagai salah satu tunggal putri elit dunia.

12. Lee Yong-dae (Korea Selatan)

Fajar Alfian. Lee Young-dae. PBSI

Lee Young-dae meninggalkan pelatnas Korea Selatan pada 2016 silam. Keputusan ini diambil untuk memberi kesempatan pemain muda dan mengakhiri karier 14 tahunnya di level internasional.

13. Tan Boon Heong (Malaysia)

tan boon heong dan hendra setiawan

Eks tandem Hendra Setiawan ini juga merupakan pemain profesional yang melepaskan diri dari naungan BAM pada 2015. Hanya saja Tan Boon Heong menyesali keputusannya itu karena kariernya justru semakin sulit usai keluar dari Pelatnas Malaysia.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya