KISAH haru Megawati Hangestri menarik untuk diulas. Sebab, ia menjadi pevoli Muslim pertama yang berkarier di Liga Voli Korea Selatan.
Megawati sempat bikin heboh pada 2023. Pasalnya, pevoli asal Jember, Jawa Timur, itu dikontrak oleh tim Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks!
Itu merupakan klub luar negeri ketiga yang dibela Megawati. Sebelumnya, pevoli yang kini berusia 26 tahun tersebut pernah membela Supreme Chonburi di Thailand (2020-2021) dan Ha Phu Thanh Hoa di Vietnam (2022).
Kehadiran Megatron –julukannya- di Red Sparks mencatat sejarah tersendiri. Ia menjadi pevoli Muslim pertama yang bermain di Liga Voli Korea Selatan. Media-media setempat pun menyoroti penampilannya yang berhijab.
"Saya bangga dan bahagia menjadi Muslim pertama di Korea yang berhijab dan bermain di V-League. Saya mungkin terlihat berbeda di luar karena saya berhijab, tapi saya juga seorang pemain bola voli yang juga menyukai V-League," kata Megawati pada 2024, dikutip dari Sports News.
"Syukurnya, para pelatih, pemain, dan staf semuanya bersikap toleran dan paham (mengenakan hijab). Saya tidak boleh memperlihatkan rambut, tapi terkadang ada rambut yang terlihat dan rekan-rekan lainnya mengambil inisiatif untuk menutupinya," imbuh perempuan berpostur 185 cm itu.
Sorotan terhadap Megawati tak hanya soal penampilan. Kiprahnya sebagai opposite hitter cukup mumpuni. Perempuan berparas cantik tersebut langsung jadi andalan di skuad asuhan Koo Hee-jin.
Bahkan, kehadiran Megawati selalu dinanti publik Korea Selatan, tidak hanya Indonesia. Sebab, penampilan Red Sparks dinilai sangat berbeda ketika tidak diperkuat olehnya.
Sayangnya, Megawati gagal membawa Red Sparks menjadi juara Liga Voli Korea Selatan dalam dua tahun kiprahnya. Sempat mencapai final pada 2025, mereka harus mengakui keunggulan Pink Spiders.
Itulah kisah haru Megawati Hangestri, pevoli Muslim pertama yang berkarier di Liga Voli Korea Selatan. Kini, ia melanjutkan kariernya di Tanah Air bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)