KISAH perpisahan emosional Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto menarik untuk dibahas. Setelah 11 tahun bahu-membahu di atas lapangan, duet Fajar Alfian dan Rian Ardianto akhirnya menemui titik perpisahan.
Melalui unggahan menyentuh di media sosial, Fajar memberikan salam perpisahan bagi partner setianya tersebut pada 2025 silam.
Keputusan besar ini menandai berakhirnya era Fajri –julukan akrab keduanya– yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan berbagai prestasi bergengsi, termasuk keberhasilan fenomenal meraih gelar juara All England secara berturut-turut pada 2023 dan 2024.
Sinyal berakhirnya duet maut ini sebenarnya sudah mulai terbaca melalui kebijakan bongkar pasang pelatih pelatnas. Fajar Alfian mulai dipasangkan dengan Muhammad Shohibul Fikri sejak Japan Open 2025.
Hasilnya pun luar biasa, duet Fajar/Fikri langsung melesat dengan menjuarai China Open 2025, sekaligus menjadi oase di tengah paceklik gelar ganda putra musim ini.
Di sisi lain, Rian Ardianto sempat mencari kecocokan dengan Yeremia Rambitan sebelum akhirnya menemukan ritme yang menjanjikan bersama Rahmat Hidayat di tur Eropa. Seiring dengan keluarnya Yeremia dari Pelatnas Cipayung, duet Rian/Rahmat pun terus berlanjut.
Melepas kebersamaan selama lebih dari satu dekade tentu bukan hal mudah. Fajar mengunggah pesan yang sangat emosional melalui akun Instagram pribadinya ketika resmi berpisah dengan Rian. Baginya, Rian bukan sekadar rekan kerja, melainkan bagian dari identitas perjalanannya di dunia tepok bulu.
“11 tahun kita berbagi satu mimpi, satu lapangan, satu semangat. Dari langkah pertama hingga titik terakhir, kita tumbuh bersama, bukan hanya sebagai rekan, tapi sebagai bagian dari satu perjalanan yang membentuk siapa kita hari ini,” tulis Fajar dengan penuh haru.
Fajar juga menegaskan perpisahan ini bukanlah tanda kegagalan, melainkan cara takdir untuk membuat mereka terus berkembang di jalur yang berbeda. Ia menutup pesannya dengan doa tulus agar Rian bisa meraih kesuksesan yang sama besarnya dengan pasangan barunya nanti.
Saat ini, Fajar yang berduet bersama Fikri sukses menjelma menjadi salah satu ganda putra yang menjanjikan. Terbukti kini Fajar/Fikri duduk di peringkat lima dunia versi BWF.
Sementara itu, Rian/Rahmat terus berjuang memperbaiki posisi di ranking BWF. Sepanjang 2026, Rian/Rahmat pun sukses melaju hingga babak semifinal pada ajang Thailand Masters 2026.
(Rivan Nasri Rachman)