BURIRAM - Pembalap Tim LCR Honda, Johann Zarco, memberikan analisis mendalam mengenai kekuatan rivalnya yang kini membela Ducati Lenovo, Marc Marquez. Zarco menilai faktor utama yang membuat pembalap Spanyol itu hampir mustahil dikalahkan di MotoGP 2026 bukanlah sekadar masalah teknis motor, melainkan tingkat kedewasaan mental yang telah mencapai level tertingginya.
Pembalap Ducati Lenovo itu punya modal positif untuk MotoGP 2026. Pasalnya, Marc Marquez berstatus juara bertahan dan saat ini sudah mengantongi tujuh gelar juara.
Dominasi yang Marquez tunjukkan sejak pindah ke pabrikan Borgo Panigale seolah membuktikan bahwa sang "Alien" telah benar-benar kembali ke puncak performanya.
Johann Zarco mengatakan Marc Marquez memang semakin matang dan meningkat performa. Kondisi itu membuat pembalap itu begitu mendominasi balapan pada musim lalu. Menurut Zarco, kedewasaan ini lahir dari proses adaptasi yang luar biasa setelah Marquez melewati periode sulit dalam karier balapnya.
"Dia telah mengambil langkah maju lainnya dalam kemampuannya untuk mendominasi liga. Mungkin sekarang dia lebih dewasa untuk bersaing memperebutkan gelar," kata Johann Zarco dilansir dari Motosan, Senin (23/2/2026).
Pernyataan di atas merujuk pada cara Marquez mengelola risiko di lintasan yang kini jauh lebih terukur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Pembalap berusia 35 tahun itu mengatakan Marc Marquez punya cerita kelam saat terjatuh dan cedera. Dia menilai hal itu adalah sebuah pembelajaran luar biasa buat Marc Marquez untuk lebih bijak dalam bermanuver.