KISAH mualaf pebulu tangkis Maria Febe Kusumastuti akan diulas Okezone. Maria Febe Kusumastuti sempat mengemban status sebagai tunggal putri andalan Indonesia.
Ia pernah membantu tim beregu bulu tangkis putri Indonesia merebut medali perunggu Piala Uber 2010 dan Asian Games 2010. Tak sampai di situ, Maria Febe juga memenangkan medali perak nomor beregu bulu tangkis putri SEA Games 2011.
Sementara di nomor individu, Maria Febe Kusumastuti kampiun Bitburger Open 2008 dan Australia Open 2009. Melihat catatan di atas, karier Maria Febe Kusumastuti cukup lumayan di dunia bulu tangkis profesional.
Beberapa tahun lalu, Maria Febe Kusumastuti sempat hadir dalam program Close Up USEE TV yang dipandu Yuni Kartika. Dalam program tersebut, Maria Febe Kusumastuti mengaku sudah menyukai azan sejak kecil.
Sampai akhirnya ketika beranjak dewasa, Maria Febe Kusumastuti semakin tergugah ketika melihat rekan-rekannya menjalankan salat tarawih. Keputusan ini membuat Maria Febe Kusumastuti semakin yakin untuk menjadi mualaf.
“Ada dorongan di hati. Dulu sewaktu kecil, saya suka mendengarkan azan, Cuma terkadang ditegur sama orangtua,” kata Maria Febe.
“Beranjak dewasa ketika saya berada di perada di Pelatnas, saya melihat teman-teman menjalankan salat tarawih. Di situ hati saya makin tergerak,” lanjut Maria Febe.
Setelah menjadi mualaf pada 2013, Maria Febe Kusumastuti menikah dengan mantan pebulu tangkis Indonesia, Andrei Adistia pada 2017. Setelah itu, Maria Febe Kusumastuti mencoba memperdalam agama Islam.
Dalam sebuah wawancara, Maria Febe Kusumastuti memiliki keinginan untuk khatam Alquran. Melihat pernyataan ini, apa yang dilakukan Maria Febe Kusumastuti amat luar biasa.
Sekarang, Maria Febe Kusumastuti hidup bahagia bersama Andrei Adisitia. Pasangan ini telah dikaruniai dua anak berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.
(Ramdani Bur)