SEPANG – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez belum puas meski berhasil menjadi yang tercepat di tes pramusim MotoGP 2026 hari pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pasalnya saat ini hal utama yang ingin dicapai Marquez adalah bagaimana caranya ia bisa menjaga diri agar tak kecelakaan lagi, sekaligus beradaptasi dengan pembaruan motor Ducati Desmosedici GP26.
Ya, setelah menepi selama 121 hari akibat cedera serius, Marc Marquez kembali ke lintasan MotoGP dengan performa yang mengejutkan. Dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang pada hari Selasa, 3 Februari 2026, juara dunia bertahan ini berhasil memuncaki catatan waktu tercepat, unggul 0,256 detik dari para pesaingnya.
Meski mencatatkan hasil gemilang, pembalap berusia 32 tahun tersebut mengakui bahwa fokus utamanya bukanlah soal kecepatan. Bagi Marquez saat ini adalah bagaimana ia bisa bertahan di atas motor tanpa mengalami kecelakaan.
Marquez kembali menunggangi motor MotoGP setelah mengalami patah tulang bahu kompleks pada MotoGP Mandalika 2025 Oktober lalu. Kecelakaan tersebut memaksanya absen di sisa musim lalu dan menjalani proses pemulihan yang panjang.
Kini di Sirkuit Sepang, Marquez memilih strategi yang sangat berhati-hati dengan hanya melakukan putaran pendek (2-3 lap per run) demi menjaga kondisi bahunya.
"Hal terpenting adalah bahu saya bekerja dengan baik. Itu adalah kekhawatiran utama saya," ungkap Marquez, melansir dari Crash, Kamis (5/2/2026).
Marquez mengakui sempat merasa aneh di sesi pagi dan meminta tim untuk memberinya waktu melakukan putaran lebih banyak agar ia bisa merasa rileks.