APA arti kartu kuning, merah dan hitam di bulu tangkis? Seperti sepakbola, wasit bulu tangkis juga memiliki kartu yang dapat diberikan kepada pemain jika melakukan pelanggaran.
Namun, ada perbedaan dari hukuman yang diterima sang pemain jika mendapatkan kartu merah dan kuning di cabang olahraga sepakbola dan bulu tangkis. Di sepakbola, kartu kuning diberikan sebagai kartu peringatan. Sementara jika kartu merah yang diterima di sepakbola, si pemain langsung keluar lapangan. Lantas, bagaimana dengan arti kartu di bulu tangkis?
Seperti sepakbola, kartu kuning juga diberikan kepada pebulu tangkis yang melakukan pelanggaran ringan, contohnya mengulur-ulur waktu. Sekarang BWF pun memiliki aturan 25 detik yang sudah mulai diterapkan di Indonesia Masters 2026.
Beberapa pemain terkena kartu kuning karena mengulur-ulur waktu melebihi aturan yang ada 25 detik. Selain itu, pemain yang melakukan provokasi kepada lawan juga diberikan hukuman yang sama.
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, menerima kartu kuning karena memprovokasi juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, di perempatfinal Indonesia Masters 2026.
Lantas, bagaimana untuk kartu merah? Apakah pemain yang menerima kartu merah akan dikeluarkan seperti sepakbola? Biasanya, pemain yang menerima kartu merah karena melakukan pelanggaran yang sama, meski telah ditegur berulang-ulang.
Ada dua model hukuman yang diterima bagi pebulu tangkis yang menerima kartu merah. Selain berpindah bola, lawan si pebulu tangkis bisa mendapatkan satu poin.
Hukuman terbesar di bulu tangkis adalah menerima kartu hitam. Jika mendapatkan kartu hitam, pemain yang menerimanya langsung dinyatakan kalah.
Ada dua kondisi kenapa si pemain menerima kartu hitam. Pertama bertengkar dengan pemain lawan, kedua terindikasi melakukan main mata atau match fixing dengan pemain lawan.
(Ramdani Bur)