MASSIMO Rivola dan Marco Bezzecchi mempunyai jawaban berbeda ketika ditanya soal peluang juara Aprilia Racing di MotoGP 2026. Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing menjawab dengan keyakinan, sedangkan sang pembalap Marco Bezzecchi masih ragu-ragu.
Pada MotoGP 2025, Aprilia Racing finis kedua di klasemen akhir konstruktor. Salah satu pembalapnya, Marco Bezzecchi, mengakhiri musim di peringkat ketiga setelah Marc Marquez (Ducati Lenovo) yang menjadi juara, dan Alex Marquez (Gresini Ducati) yang finis kedua.
Karena itu, Aprilia Racing menjadi penantang kuat Ducati menjelang gelaran MotoGP 2026. Tim asal Scorze, Italia, itu diprediksi akan merepotkan para pembalap Ducati seperti musim 2025.
Terlebih, pembalap andalan mereka, Jorge Martin kemungkinan besar sudah kembali dari cedera panjang yang membekapnya selama musim 2025. Massimo Rivola pun tidak ragu Aprilia Racing bisa menjadi juara MotoGP 2026.
“Ya,” tegas Rivola saat ditanya soal peluang Aprilia Racing juara MotoGP 2026, Okezone mengutip dari laman Motosan, Senin (5/1/2026).
Berbeda dengan sang bos, Marco Bezzecchi, masih ragu Aprilia Racing bisa mengungguli Ducati di MotoGP 2026. Pembalap asal Italia itu mengatakan, Aprilia Racing perlu pengembangan serius sebelum bersaing di musim 2026.