Sebut Ducati Satu-satunya Motor yang Paling Ideal, Francesco Bagnaia Enggan Pindah ke Tim Lain?

Cikal Bintang, Jurnalis
Kamis 02 Januari 2025 11:40 WIB
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

BORGO PANIGALE – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia tampaknya enggan untuk pindah ke tim lain. Pasalnya menurut Bagnaia, hanya Ducati motor yang sangat ideal untuknya, terutama untuk ajanv balap MotoGP.

1. Proses Pengenalan Bagnaia dengan Ducati

Francesco Bagnaia memulai perjalanan kariernya di MotoGP sebagai pembalap tim pabrikan Ducati pada 2019. Bagnaia sempat mengalami tahun-tahun sulit di awal kariernya bersama Ducati.

Dia gagal masuk zona 10 besar dalam dua musim beruntun, namun berhasil bangkit mulai tahun 2021. Pecco bersaing ketat melawan jagoan Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo meski akhirnya kalah.

Quartararo berhasil menjuarai MotoGP 2021. Sedangkan Bagnaia berada di urutan kedua dengan selisih 26 poin. Setelah itu, Bagnaia tampil konsisten dan berhasil menjadi juara dalam dua musim beruntun.

Francesco Bagnaia melaju pada MotoGP Catalunya 2024 (Foto: Twitter/@ducaticorse)

Pada tahun 2024, Bagnaia kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar juara. Akan tetapi dia kalah dari pembalap tim satelit Ducati Pramac, Jorge Martin yang unggul 10 poin darinya.

Jatuh-bangun bersama Ducati bukan merupakan masalah yang besar bagi Bagnaia. Pembalap asal Italia itu menyatakan sangat cinta dengan motor Ducati. Sedari kecil, Bagnaia sudah sering mengamati Ducati.

“Ducati hanyalah motor yang ideal bagi saya, Anda dapat mendengar motor ini dengan kopling kering dari dua kilometer jauhnya. Mereka berbeda dari semua motor lainnya. Bahkan ketika saya masih kecil, saya bisa langsung membedakan Ducati dari motor lainnya,” kata Bagnaia dilansir dari Speedweek, Kamis (2/1/2025).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya