Hingga interval gim kedua, Jonatan unggul cukup jauh yakni 11-5. Selepas interval, ia lengah. Naraoka justru bermain agresif dan mempercepat tempo permainan.
Hal itu membuat Jonatan harus kehilangan angka dan keunggulannya dikejar menjadi 12-9. Untungnya, ia langsung menyadari itu dan kembali ke permainan terbaiknya.
Tanpa membuang waktu, Jonatan pun langsung menambah perolehan poin untuk segera menuntaskan laga. Gim kedua pun ditutup dengan kemenangan 21-11.
Dengan hasil ini, maka Jonatan akan menjalani laga hidup mati di laga terakhir Grup B BWF World Tour Finals 2024. Ia akan melawan Kunlavut Vitidsarn asal Thailand untuk berebut satu tiket ke semifinal.
(Wikanto Arungbudoyo)