JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), melalui Sekretaris Jenderalnya, Robi Suharli mengatakan terus berupaya menghilangkan stigma negatif terhadap biliar. Adapun upaya yang dilakukan PB POBSI adalah dengan memberikan akreditasi arena-arena atau tempat pertandingan biliar.
PB POBSI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di iNews Tower pada Rabu (7/12/2022). Dalam rapat tersebut, dibahas mengenai rencana PB POBSI untuk memberikan akreditasi untuk arena-arena biliar di Indonesia.
Rupanya, stigma negatif masyarakat terhadap biliar berbeda dengan olahraga pada umumnya. Arena biliar kemudian terkotakkan menjadi dua tujuan, yakni untuk hiburan dan olahraga.
Sementara meja-meja biliar umumnya terdapat di tempat-tempat hiburan seperti bar yang menjual minuman beralkohol atau tempat hiburan malam. PB POBSI pun ingin melakukan sosialisasi agar stigma masyarakat terhadap biliar perlahan hilang.
Salah satunya dengan memberikan akreditasi untuk arena atau tempat bermain biliar di Indonesia. Arena biliar yang memang dijadikan venue untuk kepentingan berolahraga atau mengasah kemampuan atlet akan diberikan akreditasi, sehingga masyarakat tidak khawatir untuk mencicipi olahraga bola sodok tersebut.
"Yang pertama mengenai akreditasi, poinnya simple saja, bagaimana caranya stigma negatif terhadap biliar dihilangkan dengan memberikan akreditasi kepada arena-arena biliar," kata Robi Suharli, usai Rakernas PB POBSI, Rabu, (7/12/2022).