7 manfaat minum kopi sebelum dan setelah olahraga, akan dibahas Okezone. Tak banyak orang tahu, kopi punya dampak positif jika diminum sebelum dan setelah berolahraga.
Lantas, apa saja manfaat minum kopi sebelum dan setelah berolahraga? Untuk mengetahuinya, simak rangkuman berikut ini yang dilansir dari Live Elemental, Jumat (12/8/2022).
7 Manfaat Minum Kopi Sebelum dan Setelah Olahraga
7. Kopi Tingkatkan Metabolisme Tubuh
(Ilustrasi es kopi gula aren, foto: Istimewa)
Menurut Ori Hofmekler, penulis buku The Warrior Diet and Unlocking the Muscle Gene, minum kopi sebelum dan sesudah olahraga dapat meningkatkan metabolisme hingga 20 persen.
Health Magazine menguraikan hasil studi 2014 di Spanyol yang diterbitkan dalam International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, menemukan bahwa atlet yang mengonsumsi kopi sebelum latihan mampu membakar sekitar 15 persen lebih banyak kalori selama tiga jam setelah latihan. Hal ini lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi minuman beralkohol.
6. Kopi Tingkatkan Sirkulasi Darah
(Ilustrasi kopi gula aren, foto: Istimewa)
Menurut Health Magazine, peneliti Jepang menemukan peningkatan 30 persen dalam aliran darah bagi orang yang minum lima ons kopi biasa selama 75 menit.
Sama halnya yang ditunjukkan oleh Dr. Mercola, konsumsi kopi sebelum olahraga, mampu meningkatkan sirkulasi darah sama dengan peningkatan oksigen jaringan yang dapat meningkatkan kinerja olahraga.
5. Kopi Kurangi Nyeri
(Ilustrasi nyeri otot, foto: Istimewa)
Penelitian dari University of Illinois dan University of Georgia telah menemukan, bahwa dua hingga tiga cangkir kopi yang dikonsumsi satu jam sebelum latihan, dapat mengurangi nyeri otot sebelum dan sesudah latihan. Penelitian ini menyimpulkan , bahwa dua cangkir kopi di satu jam sebelum latihan mengurangi nyeri otot usai latihan hingga 48 persen.
4. Kopi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
(Ilustrasi minum kopi, foto: Istimewa)
Menurut penelitian pada 2005, kopi bisa membuat olahraga lebih mudah. Studi tersebut menyimpulkan, bahwa kafein dapat mengurangi tingkat pengerahan tenaga lebih dari lima persen.