DEPOK - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Zainudin Amali memiliki rencana jangka panjang untuk dunia olahraga Tanah Air. Ia mau pada saat tahun 2044, Indonesia bisa masuk peringkat lima besar di ajang Olimpiade dan Paralimpiade karena itu bisa menjadi kado ulang tahun Tanah Air yang ke-100 pada 2045 nanti.
"Target ini sesuai dengan Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)," kata Zainudin Amali ketika menyampaikan sambutan saat meresmikan Sarana Olahraga di Kampus UI Depok, Rabu (15/12/2021).
Amali mengaku awalnya menganggap tak masuk akal bermimpi masuk peringkat lima dunia. "Ternyata target tersebut sudah berdasarkan kajian ilmiah bersama akademisi dan praktisi olahraga, ada hitungannya dan yang menghitung adalah profesor," kata Zainudin.
Baca Juga: Indonesia Dinyatakan Tak Patuh Program Anti-Doping, Roy Suryo: Bisa Jadi Bencana!
Menuru Amali, target itu bisa dicapai kalau Indonesia fokus kepada cabang olahraga yang sesuai fisik orang Indonesia, dan merumuskan cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi sehingga lahirlah 14 cabang olahraga dala DBON (desan besar olahraga nasional) dan tiga cabang olahraga yang disukai masyarakat Indonesia yang masuik kelompok sport industry.
Menanggapi hal ini, Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro mengatakan UI siap membantu menyusun kajian big data analysis dan sport management dalam mengukur sumbangsih multiplier effect secara ekonomi kegiatan-kegiatan olahraga di tanah air, seperti pelaksanaan liga sepakbola, Pekan Olahraga Nasional (PON), dan kegiatan lainnya.
"Riset ini dapat dilakukan secara multidisiplin oleh peneliti-peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Fakultas Teknik (FT), dan rumpun ilmu lainnya,” kata Ari.