Advertisement
Advertisement

Kisah Pebulu Tangkis An Se Young, Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Rela Tahan Sakit demi Juarai Korea Open 2026

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 04 November 2026 |16:01 WIB
Kisah Pebulu Tangkis An Se Young, Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Rela Tahan Sakit demi Juarai Korea Open 2026
Tunggal putri asal Korea Selatan, An Se Young. (Foto: Instagram/a_sy_2225)
A
A
A

RATU bulu tangkis dunia, An Se Young, kembali menjejakkan kakinya di lapangan untuk membidik gelar ke-11 musim ini. Meski sempat dibayangi kekhawatiran akibat kelelahan fisik dan cedera, tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan tersebut memutuskan untuk tetap tampil di hadapan pendukungnya sendiri pada ajang Korea Open 2026.

Perjuangan An Se young dimulai pada putaran pertama Korea Open 2026 yang berlangsung di Jinnam Gymnasium, Yeosu, pada Rabu (4/11/2026). Pada laga pembuka itu, ia pun sukses melibas wakil Bulgaria peringkat 38 dunia, Kaloyana Nalbantova dengan skor 21-6 dan 21-8.

Sepanjang musim ini, performa pemain berusia 24 tahun tersebut bisa dibilang sangat dominan. An Se Young mencatatkan 66 kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan dari 67 laga internasional, serta memegang rekor 50 kemenangan beruntun dengan rasio kemenangan mencapai 98,5 persen.

Keberhasilan meraih gelar ke-10 musim ini dipastikan usai ia menjuarai French Open 2026 pada 25 Oktober lalu dengan mengalahkan Pusarla V. Sindhu asal India. Keberhasilan tersebut mengulangi catatan luar biasanya musim lalu ketika ia menjadi tunggal putri pertama yang meraih 11 gelar dalam satu musim.

An Se Young. (Foto: Instagram/a_sy_2225)
An Se Young. (Foto: Instagram/a_sy_2225)

1. Rekor Sejarah Baru

Jika berhasil membawa pulang trofi Korea Open 2026, An Se young akan mencatatkan rekor bersejarah sebagai pebulu tangkis pertama sejak BWF World Tour diluncurkan pada 2018 yang mampu meraih 11 gelar atau lebih dalam dua musim secara beruntun.

Namun, kondisi kebugaran fisik sang pemain tetap menjadi variabel utama. Sebelumnya, An Se Young sempat mengisyaratkan keraguan untuk tampil di kandang sendiri akibat tumpukan kelelahan usai menjuarai Kejuaraan Dunia, Asian Games, Denmark Open, dan French Open secara beruntun.

"Saya telah memaksakan diri tanpa henti, dan saya pikir saya butuh waktu untuk menata ulang kondisi. Jika kondisi fisik saya tidak baik, saya tidak bisa memaksakan diri untuk bertanding," ungkap An Se Young dilansir dari Chosun, Rabu (4/11/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement