TIM Yamaha mengambil keputusan mengejutkan dengan mengundurkan diri dari gelaran MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 7-9 November 2026 mendatang. Langkah pemboikotan ini diambil atas dasar pertimbangan keselamatan skuad pabrikan maupun satelit di tengah memanasnya eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah.
Akibat keputusan tersebut, empat pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez (pembalap pengganti Toprak Razgatlioglu), dipastikan absen dari lintasan.
Sikap ini selaras dengan imbauan resmi pemerintah Jepang yang melarang warganya bepergian ke Qatar, serta sejalan dengan surat keberatan yang sempat dilayangkan oleh 19 pembalap grid MotoGP.
Langkah sepihak yang ditempuh Yamaha menyulut kekecewaan mendalam dari pihak promotor, Dorna Sports. Penyelenggara menilai keputusan pabrikan asal Jepang tersebut sangat berlebihan dan mengabaikan berbagai penilaian teknis yang telah mengonfirmasi keamanan situasi di Qatar.
Pihak MotoGP menegaskan telah berkoordinasi secara intensif bersama pengelola sirkuit, pemerintah Qatar, hingga pakar keamanan independen. Hasil evaluasi menyatakan tidak ada ancaman nyata yang membahayakan ajang balap, sehingga sisa tim grid lainnya dipastikan tetap akan tampil bertanding di Losail.
Buntut dari aksi boikot ini, Yamaha kini dihadapkan pada serangkaian sanksi berat dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM). Dari aspek kejuaraan, pelanggaran ini berpotensi memicu hukuman penalti pengurangan poin bagi tim maupun pembalap di tabel klasemen.