YAMAHA memutuskan mundur dari keikutsertaan di MotoGP Qatar 2026. Mereka jadi tim atau pihak pertama dari paddock MotoGP yang mengambil keputusan tegas tersebut!
MotoGP 2026 dijadwalkan menggelar seri ke-20 di Sirkuit Internasional Lusail, Losail, 6-8 November. Balapan bertajuk MotoGP Qatar 2026 tersebut sejatinya sudah diundur dari jadwal seharusnya.
Ya, MotoGP Qatar 2026 seharusnya menjadi seri keempat musim ini pada April silam. Tapi, kondisi Asia Barat yang tengah bergejolak, memaksa diundur ke November 2026 dengan harapan situasi membaik.
Nyatanya, konflik di kawasan tersebut memasuki fase tidak pasti. MotoGP Sports Entertainment Group (MSEG) atau Dorna Sports, juga tidak bisa mengambil sikap tegas jadi digelar atau tidak.
Ada suara yang terbelah di paddock MotoGP apakah lanjut ke Qatar atau balapan tersebut dibatalkan. Di tengah-tengah situasi itu, Yamaha Motor Racing mengambil sikap tegas untuk mundur.
Keputusan Yamaha itu sejalan dengan travel advisory dari Pemerintah Jepang terkait situasi di Asia Barat. Mereka juga menyinggung soal tidak adanya kejelasan soal antisipasi dari MotoGP jika ada kondisi darurat.
“Seturut dengan penilaian akan situasi di Timur Tengah, Yamaha tidak melihat adanya dasar yang jelas untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan dari pihak perusahaan,” bunyi pernyataan resmi Yamaha, dikutip Senin (2/11/2026).