SEPANG – Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin, terpaksa menyelesaikan akhir pekannya lebih cepat dan memutuskan mundur dari sisa rangkaian MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Di tengah situasi sulit tersebut, ia memprediksi sang rival utama, Marc Marquez, akan memanfaatkan momentum ini untuk berjaya.
Jorge Martin secara resmi memutuskan menarik diri dari seluruh sesi balapan pada Sabtu (31/10/2026). Keputusan pahit itu diambil setelah cedera tangan kanan yang dideritanya belum menunjukkan pemulihan yang memadai untuk bisa tampil secara kompetitif.
Melihat kondisi tersebut, Martin menilai Marc Marquez bakal tampil habis-habisan demi mendulang poin maksimal. Situasi ini tentu akan membuat sang pembalap Ducati Lenovo tersebut berpotensi memperlebar jarak poin.
Saat ini, Marc Marquez memimpin klasemen sementara dengan koleksi 374 poin. Sementara itu, Jorge Martin berada tepat di bawahnya pada peringkat kedua dengan mengantongi 355 poin.
"Mengenai apa yang dilakukan Marc (di sini), saya memperkirakan dia akan mencetak 37 poin, jadi saya tidak terlalu peduli tentang hal itu,” kata Martin dilansir dari Crash, Sabtu (31/10/2026).
Perkataan Martin pun ada benarnya. Terbukti meski gagal memenangkan sprint race MotoGP Malaysia 2026 karena kalah dari Pedro Acosta (Red Bull KTM), Marquez nyatanya masih mampu finis runner-up.
Pembalap asal Spanyol itu memang menyadari dirinya tidak bisa memaksakan diri untuk membalap di Sepang. Memaksakan kondisi fisik justru berisiko memperparah cedera dan mengancam kelanjutan karier profesionalnya di lintasan. Namun, keterbatasan fisik membuatnya realistis.