PERSAINGAN bulu tangkis tingkat Asia kembali memanas seiring persiapan menuju ajang prestisius Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Sorotan utama kini tertuju pada tunggal putri masa depan Jepang, Tomoka Miyazaki, yang baru saja memasang target tinggi untuk meraih medali emas.
Media khusus bulu tangkis Jepang, Badminton Spirit, melaporkan tunggal putri peringkat sembilan dunia tersebut telah menyatakan tekad bulatnya. Kejuaraan multi-cabang olahraga di kandang sendiri ini dipandang sebagai momentum emas untuk membuktikan kapasitasnya di kancah internasional.
Nama Miyazaki sendiri melejit sebagai tumpuan negeri Sakura setelah sukses merengkuh gelar juara dunia level junior pada 2022 lalu. Tren positif itu terus berlanjut ketika ia secara mengejutkan mampu menumbangkan tunggal putri papan atas asal China, Wang Zhiyi, di ajang China Masters 2026.
Dalam duel semifinal turnamen Super 750 tersebut, Miyazaki tampil luar biasa untuk mengatasi perlawanan peringkat dua dunia itu dua set langsung. Meski akhirnya harus puas sebagai runner-up usai takluk dari ratu bulu tangkis dunia, An Se young, pencapaian itu menegaskan perkembangan signifikannya.
Menghadapi turnamen besar pertamanya ini, pebalap muda kelahiran 2006 tersebut mengaku merasakan kombinasi antara rasa gugup dan motivasi tinggi. Bermain di hadapan publik sendiri memberikan tantangan tersendiri, namun ia memastikan kondisi fisiknya terus menunjukkan grafik menanjak.
“Ini akan menjadi Asian Games pertama saya, dan karena diadakan di Jepang, saya merasa gugup. Namun, kondisi saya membaik dengan cepat dan saya berharap dapat menunjukkan kekuatan saya,” ujar Miyazaki, dikutip dari Chosun, Kamis (17/9/2026).
Miyazaki juga menegaskan ambisi ganda yang diusungnya, yakni membawa kesuksesan bagi skuad beregu Jepang sekaligus memburu mahkota juara di nomor individu. Proses evaluasi dan adaptasi taktik terus ia lakukan demi mengatasi berbagai celah permainan setelah melewati fase transisi dari level junior ke senior.
“Dalam nomor beregu, saya ingin berkontribusi untuk Jepang dan tim. Saya juga memiliki keinginan untuk menang di nomor individu,” imbuhnya.
Upaya Miyazaki untuk merebut takhta tertinggi tentu tidak akan berjalan mudah karena ia harus melewati adangan tunggal putri nomor satu asal Korea Selatan, An Se young. Sang peraih medali emas Asian Games 2022 tersebut datang dengan mentalitas matang serta pengalaman bertanding yang jauh lebih kaya.
An Se young menyatakan dirinya kini jauh lebih menikmati jalannya pertandingan berkat kematangan mental yang telah ia kumpulkan. Persiapan matang dan antisipasi terhadap segala jenis variabel di lapangan tetap menjadi prioritas utamanya demi mempertahankan gelar juara.
“Sebagai panggung tempat saya mewakili negara, menang akan membuat lagu kebangsaan diputar di podium. Saya akan melakukan yang terbaik untuk mendengarnya,” tutur An Se young.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.