Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hary Tanoesoedibjo Dorong Pengprov POBSI Gencarkan Kompetisi di Berbagai Daerah

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 10 September 2026 |16:41 WIB
Hary Tanoesoedibjo Dorong Pengprov POBSI Gencarkan Kompetisi di Berbagai Daerah
Ketum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo di Rakernas POBSI 2026. (Foto: Aziz Indra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Hary Tanoesoedibjo, membeberkan strategi jitu untuk mendongkrak potensi olahraga biliar di Tanah Air. Hary mengimbau para Pengurus Provinsi POBSI agar lebih proaktif menggelar kejuaraan lokal di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan oleh Hary Tanoesoedibjo dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB POBSI 2026. Agenda tersebut berlangsung di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat pada Kamis (10/9/2026).

Agenda rakernas itu dihadiri oleh hampir seluruh perwakilan Pengprov POBSI. Mereka bersama-sama mengevaluasi kinerja tahun ini serta merencanakan program kerja untuk tahun 2027.

Hary Tanoesoedibjo mengatakan, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah menjaga komitmen pengembangan biliar nasional. Menurutnya, cara yang tepat untuk mengawal komitmen itu adalah mengadakan lebih banyak kompetisi biliar di daerah-daerah.

1. Penguatan Akar dan Kolaborasi Daerah

"Biliar itu akan lebih hebat lagi di daerah-daerah itu supaya juga diadakan kompetisi. Pada kesempatan ini saya ingin menegaskan PB POBSI siap untuk membantu, ya, Pengprov untuk bagaimana membangun biliar di setiap daerah," tutur Hary Tanoesoedibjo, dikutip Kamis (10/9/2026).

Rakernas POBSI 2026. (Foto: Aziz Indra/Okezone)
Rakernas POBSI 2026. (Foto: Aziz Indra/Okezone)

"Nanti kembali komunikasi saja dengan para pengurus PB, dengan Sekjen, dan bagian-bagian yang lain. Karena seperti yang saya katakan tadi, kaki ini harus kuat. Kalau kakinya kuat, bibit-bibitnya itu pasti akan lebih cepat diperoleh," tambahnya.

PB POBSI sendiri sejatinya rutin mengadakan kompetisi tingkat nasional maupun internasional setiap tahunnya. Di antaranya ada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar, Nusantara Open, hingga Indonesia International Open.

 

2. Pentingnya Laga Uji Coba Internasional

Hary Tanoesoedibjo menjelaskan, kehadiran kompetisi sangat penting untuk menjaga semangat atlet biliar Indonesia. Tak hanya kompetisi, laga persahabatan juga tak kalah penting untuk mengasah kemampuan dan mental atlet biliar Tanah Air.

Rakernas POBSI 2026. (Foto: Aziz Indra/Okezone)
Rakernas POBSI 2026. (Foto: Aziz Indra/Okezone)

"Ibu ingin mencoba bagaimana kita banyak friendly match dengan negara-negara yang banyak jagoannya," sambung Hary Tanoesoedibjo.

"Ya, sekali kita menang kan bangga juga meskipun friendly match. Kalau sudah friendly match kita menang, baru kita nanti di kompetisi yang resmi. Mungkin adakan friendly match dengan Filipina. Why not? Iya kan? Di sini nanti kita coba organize. Tapi intinya friendly match itu bagus, ya, sebagai ajang latihan sebelum kita menuju yang resmi," tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement