Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berstatus Juara Olimpiade, Rizki Juniansyah Tak Terbebani Target Medali Asian Games 2026

Cikal Bintang , Jurnalis-Rabu, 09 September 2026 |15:34 WIB
Berstatus Juara Olimpiade, Rizki Juniansyah Tak Terbebani Target Medali Asian Games 2026
Berstatus Juara Olimpiade, Rizki Juniansyah Tak Terbebani Target Medali Asian Games 2026 (Okeozne/Cikal Bintang)
A
A
A

JAKARTA - Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, menghadapi tantangan baru pada debutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu akan tampil di kelas 85 kg putra, setelah sebelumnya berjaya di kelas 73 kg.

1. Tak Terbebani Target Juara

Status juara Olimpiade membuat ekspektasi terhadap Rizki cukup tinggi menjelang Asian Games yang digelar di Aichi dan Nagoya, Jepang pada 19 September - 4 Oktober 2026. Namun, ia menilai target medali bukan sebuah beban, melainkan motivasi untuk tampil maksimal.

"Sebenarnya bukan beban bagi saya. Itu sebagai motivasi untuk semangat lagi buat bertanding," kata Rizki usai acara pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta pada Rabu (9/9/2026).

Rizki memilih menjaga kondisi mental agar tuntutan meraih medali tidak mengganggu penampilannya di arena. Ia tidak ingin target yang sudah ditetapkan menjadi beban.

"Kalau dijadikan beban, pertandingan saya bisa jelek. Jadi saya tetap bawa enjoy," ujar Rizki.

Rizky Juniansyah di Olimpiade Paris 2024 @rjuniansyah_
Rizky Juniansyah di Olimpiade Paris 2024 @rjuniansyah_

Tantangan lain yang harus dihadapi Rizki adalah beradaptasi dengan kelas 85 kg putra. Saat ini berat badannya berada di kisaran 78 kg sehingga peningkatan bobot menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan. 

"Saya naik berat badan bukan asal naik, tapi harus mempunyai power yang bermanfaat buat bertanding," tutur atlet berusia 23 tahun itu.

Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rizki akan tampil di kelas berbeda dengan Rahmat Erwin Abdullah yang turun di 75 kg. Sebelumnya, kedua lifter tersebut sempat diproyeksikan tampil di kelas 75 kg.

 

2. Target 4 Medali

Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) menargetkan empat medali dari delapan lifter yang dikirim ke Jepang. Rizki menjadi salah satu andalan Indonesia setelah sukses merebut emas pada Olimpiade Paris 2024. Meski menjadi salah satu tumpuan Indonesia, Rizki memilih fokus pada persiapan dan penampilannya sendiri. 

"Yang penting saya jalan sendiri, yang penting sudah bisa berusaha yang terbaik buat Indonesia," ucapnya.

Selain Rizki dan Rahmat, sektor putra Indonesia diperkuat Ricko Saputra di kelas 60 kg dan Eko Yuli Irawan di kelas 65 kg. Sementara itu, sektor putri diisi Luluk Diana Tri Wijayana (49 kg), Juliana Klarisa (53 kg), Natasya Beteyob (61 kg), dan Indah Afriza (69 kg).

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi penampilan perdana Rizki di pesta olahraga terbesar Asia. Berbeda dengan Rizki, Rahmat Erwin Abdullah datang dengan status juara bertahan setelah meraih emas kelas 73 kg pada Asian Games Hangzhou 2022.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement