Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Pelatnas Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Bertambah Rp95 Miliar, Total Jadi Rp222 Miliar

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2026 |08:42 WIB
Anggaran Pelatnas Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Bertambah Rp95 Miliar, Total Jadi Rp222 Miliar
Anggaran Pelatnas Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Bertambah Rp95 Miliar, Total Jadi Rp222 Miliar (Dok Kemenpora)
A
A
A

JAKARTA  – Pemerintah menambah anggaran sebesar Rp95 miliar untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kini total anggaran pelatnas menjadi Rp222 miliar, selain dana pengiriman kontingen sebesar Rp61 miliar.

1. Anggaran Pelatnas Ditambah

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, memastikan tambahan anggaran tersebut sudah final. Dana itu akan segera dicairkan kepada cabang olahraga (cabor) mengingat Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung sekitar satu bulan lagi.

"Enggak, sudah final. Ini kan tinggal 1 bulan. Jadi, persiapan-persiapan cabor yang selama ini mungkin sudah jalan, mereka ragu-ragu, ya kembali kita bantu," kata Erick kepada awak media di Kantor Kemenpora, Jakarta pada Rabu (12/8/2026).

Sebelumnya, anggaran pelatnas Asian Games 2026 ditetapkan sebesar Rp81 miliar. Anggaran tersebut kemudian meningkat menjadi Rp127 miliar setelah dilakukan penyisiran. Anggaran pelatnas Asian Games 2026 kemudian ditambah Rp95 miliar dari pemerintah.

Menpora Erick Thohir. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)
Menpora Erick Thohir. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)

Erick mengatakan pencairan anggaran akan diproses dalam waktu dekat. Pemerintah menargetkan penyaluran dana tersebut dapat dituntaskan dalam waktu satu hingga dua hari atau paling lambat pada pekan berikutnya.

"Nanti ya proses pencairan 1-2 hari. Minggu ini atau minggu depan bisa tuntas. Kita tidak ada di Kemenpora mengendap-endap, enggak ada ya. Kita langsung berikan," ucap Erick.

Meski dana akan segera disalurkan, Erick menegaskan penggunaannya tetap akan diawasi. Ia bahkan meminta para atlet melapor apabila menemukan adanya pemotongan dana oleh pihak cabor.

"Kalau nanti para atlet ada yang disunat-sunat sama cabor, lapor kita. Ya, kita periksa nanti pakai BPKP," ucap Erick.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement