Puncak dari kendala tersebut dirasakan oleh Veda ketika memasuki lap-lap akhir balapan. Setelah sempat merosot keluar dari 10 besar akibat turun ke posisi ketiga belas, ia kembali mencoba mengatur strategi di putaran pemungkas.
Sayangnya, kesalahan kembali terulang pada detik-detik penentuan lap terakhir yang membuatnya kehilangan sedikit momentum. Walaupun sempat mencuri posisi ketujuh sesaat, ia akhirnya harus puas menyudahi balapan di garis finis tempat kesembilan.
Meski demikian, pembalap andalan Indonesia ini enggan larut dalam kekecewaan dan memilih mengambil hikmah positif dari Silverstone. Veda mengakui bahwa dirinya mendapat banyak pelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas balapannya di seri selanjutnya, yakni Moto3 Aragon 2026 pada 28-30 Agustus 2026.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.