Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

NOC Resmi Tetapkan Tim Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabor ke Asian Games 2026

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Minggu, 02 Agustus 2026 |01:18 WIB
NOC Resmi Tetapkan Tim Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabor ke Asian Games 2026
NOC Indonesia resmi menetapkan 432 atlet dari 35 cabor yang akan membela Indonesia di Asian Games 2026 (Foto: Instagram/@noc.indonesia)
A
A
A

JAKARTA – NOC Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) resmi menetapkan jumlah Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026. Sebanyak 432 atlet dari 15 cabang olahraga (cabor) akan bertanding memperebutkan medali di Aichi-Nagoya, Jepang, 19 September hingga 4 Oktober.

Jumlah itu akan ditambah 148 pelatih dan official serta 32 orang tim Chef de Mission (CdM). Komposisi tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh antara tim review Kemenpora RI dan Komisi Sport NOC Indonesia bersama federasi cabang olahraga terhadap kesiapan atlet, peluang prestasi. 

1. Berangkat dengan Optimisme Tinggi

NOC Indonesia perkenalkan Todotua Pasaribu sebagai CdM Asian Games 2026

Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari menegaskan, kontingen berangkat dengan optimisme tinggi untuk melanjutkan tren positif prestasi di level Asia. Baginya, Asian Games bukan sekadar kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing.

"Seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia,” kata Okto, dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (2/8/2026).

2. Tanggung Jawab Sama

Pria berusia 50 tahun itu menjelaskan, selain cabor yang mendapat dukungan pendanaan melalui APBN, ada tiga yang berangkat melalui skema pendanaan mandiri, yakni tinju, anggar dan tenis meja. Meski begitu, ketiganya tetap dibebani target dan tanggung jawab prestasi.

"Tidak ada perbedaan antara cabang olahraga yang didukung melalui APBN maupun yang berangkat secara mandiri,” papar Okto.

“Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia. Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," tegasnya.

 

"NOC memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan kontingen yang sama. Yang kami nilai bukan dari sumber pembiayaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa,” tutup Okto.

3. Siap Berikan Kontribusi

Atlet BMX Indonesia membidik prestasi tinggi di Asian Games 2026 NOC Indonesia

Sementara itu, CdM Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, menyatakan siap untuk memberikan kontribusi terbaik untuk para atlet. Oleh karena itu, ia telah memastikan kesiapan sudah matang jelang pertandingan, keberangkatan sampai kepulangan. 

“Semua persiapan berjalan sesuai rencana. Kami juga terus berkomunikasi intensif dengan Kemenpora, NOC maupun federasi nasional cabor yang akan berangkat mulai dari persiapan, keberangkatan, akomodasi, operasional pertandingan hingga kepulangan dapat berjalan optimal," kata Todotua.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melayani atlet supaya dapat meraih prestasi terbaik di Asian Games 2026 nanti,” tandasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement