Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Asian Games 2026, CdM Todotua Pasaribu: Atlet Tak Perlu Khawatir Urusan di Luar Lapangan

Ramdani Bur , Jurnalis-Kamis, 23 Juli 2026 |18:05 WIB
Jelang Asian Games 2026, CdM Todotua Pasaribu: Atlet Tak Perlu Khawatir Urusan di Luar Lapangan
CdM Todotua Pasaribu saat cosplay atlet panahan jelang Asian Games 2026. (Foto: NOC Indonesia)
A
A
A

CHEF de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh atlet dapat sepenuhnya fokus menjalani latihan tanpa dibebani persoalan nonteknis menjelang keberangkatan ke Jepang. Komitmen itu disampaikan saat Tim CdM melakukan visitasi ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Panahan di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Todotua hadir bersama Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Jadi Rajagukguk dan Krisna Bayu, serta Tim CdM. Rombongan disambut Sekretaris Jenderal PP Perpani Irawadi Hanafi, jajaran pelatih, dan sembilan atlet yang tengah menjalani latihan.

Atlet Indonesia di Asian Games 2026 diminta fokus ke performa di lapangan. (Foto: NOC Indonesia)
Atlet Indonesia di Asian Games 2026 diminta fokus ke performa di lapangan. (Foto: NOC Indonesia)

1. Tugas Tim CdM di Asian Games 2026

Todotua menegaskan tugas Tim CdM bukan mengintervensi program latihan yang telah disusun masing-masing cabang olahraga, melainkan memastikan seluruh aspek pendukung, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan kontingen, berjalan tanpa kendala.

"Kami ingin menyampaikan kepada atlet dan ofisial bahwa kalian tidak perlu khawatir apabila ada tantangan di luar latihan. Itu menjadi urusan kami. Tanggung jawab Tim CdM adalah mengorganisasi seluruh kebutuhan kontingen, mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, sampai kepulangan nanti. Yang paling penting, atlet bisa fokus berlatih dan tampil maksimal saat bertanding," kata Todotua.

CdM Todotua menjelaskan, visitasi dilakukan agar Tim CdM memperoleh gambaran yang lebih rinci mengenai kebutuhan setiap cabang olahraga, termasuk kemungkinan penyesuaian jadwal keberangkatan, kebutuhan pendamping, maupun dukungan lain yang dapat menunjang performa atlet.

"Masih ada sekitar 60 hari menuju Asian Games. Karena itu kami turun langsung untuk mendata kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Kalau memang ada kebutuhan khusus yang bisa meningkatkan performa atlet, tentu akan kami pelajari dan fasilitasi. Tugas kami adalah memastikan seluruh urusan di Nagoya berjalan baik sehingga atlet hanya perlu berkonsentrasi memberikan penampilan terbaik untuk Merah Putih,” tegansya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement