Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pebulu Tangkis Susy Susanti, Ratu Tunggal Putri Dunia yang Kesulitan Bersinar di Asian Games

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2026 |09:54 WIB
Kisah Pebulu Tangkis Susy Susanti, Ratu Tunggal Putri Dunia yang Kesulitan Bersinar di Asian Games
Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti. (Foto: Instagram/susysusantiofficial)
A
A
A

2. Emas Asia yang Luput

Meskipun merajai berbagai turnamen mayor di dunia, Asian Games seakan menjadi teka-teki yang gagal dipecahkan oleh Susy hingga ia gantung raket. Prestasi terbaiknya di pesta olahraga Asia ini hanyalah dua medali perak yang diraih dari nomor beregu putri pada edisi 1990 dan 1994.

Susy Susanti
Susy Susanti

Sementara untuk nomor perorangan, langkah Susy selalu terjegal sebelum menyentuh babak final dan harus puas dengan raihan medali perunggu. Pada Asian Games 1990 di Beijing, impiannya dikandaskan oleh tunggal putri tuan rumah, Tang Jiuhong, melalui drama pertarungan tiga gim yang melelahkan.

Asa untuk melengkapi koleksi gelarnya kembali menemui jalan buntu pada gelaran Asian Games 1994 di Hiroshima setelah ia kalah dua gim langsung 4-11 dan 5-11 dari Bang Soo-hyun. Walau emas Asian Games gagal digenggamnya, fakta tersebut sama sekali tidak mengurangi keagungan nama Susy Susanti sebagai ikon kejayaan bulu tangkis Indonesia di mata dunia.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement