
Karena itu, Marquez enggan berbalik membenci olahraga yang telah membesarkan namanya. Ia hanya menargetkan untuk bersenang-senang.
“Tapi, apa yang ingin saya lakukan adalah mencoba menikmati tahun-tahun terakhir karier saya, dan ini adalah target utama saya,” tandasnya.
Tentu saja, perkataan Marquez tidak bisa dianggap serius. Sebab, ia berulang kali mengatakan tidak mengincar kemenangan atau sekadar podium di pekan balapan, tapi ternyata bisa meraih hasil maksimal.
Apalagi, saat ini Marquez hanya berjarak satu gelar juara dunia lagi dari rekor terbanyak milik Giacomo Agostini yakni delapan kali. Sebagai sosok yang kompetitif, ia tentu ingin mengejar catatan tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.