Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Haru Ai Ogura, Pembalap Pertama asal Jepang yang Juara MotoGP Setelah 22 Tahun

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Senin, 29 Juni 2026 |14:19 WIB
Kisah Haru Ai Ogura, Pembalap Pertama asal Jepang yang Juara MotoGP Setelah 22 Tahun
Kisah Haru Ai Ogura, Pembalap Pertama asal Jepang yang Juara MotoGP Setelah 22 Tahun (Instagram/@trackhousemotogp)
A
A
A

JAKARTA - Pembalap Tim Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, menjuarai MotoGP Belanda 2026 pada akhir pekan lalu. Ogura menjadi pembalap pertama asal Jepang yang juara MotoGP setelah 22 tahun. 

1. Pembalap Jepang yang Juara MotoGP Setelah 22 Tahun

Terakhir kali pembalap asal Jepang keluar sebagai juara seri MotoGP adalah Makoto Tamada pada MotoGP 2004. Pada MotoGP Jepang September 2004, Tamada berhasil menjadi juara. 

Keberhasilan Ai Ogura menjuarai MotoGP Belanda 2026 menjadikannya pembalap asal Jepang juara MotoGP setelah 22 tahun. 

Ai Ogura berhasil menjadi yang tercepat di Sirkuit Assen secara heroik. Ogura start dari baris terdepan bersama Jorge Marin yang menempati pole position dan Marco Bezzecchi. 

Ai Ogura. (Foto: Instagram/trackhousemotogp)
Ai Ogura. (Foto: Instagram/trackhousemotogp)

Pada awal balapan, Ogura sempat disalip Raul Fernandez yang start dari baris kedua. Ia cukup lama membuntuti kedua pembalap di depannya. 

Ai Ogura kemudian berhasil mengejar Raul Fernandez untuk posisi kedua pada lap ke-15. Langkah Ogura sempat terhambat satu detik akibat perangkat ride height motornya terkunci saat melakukan pengereman di tikungan tiga.

Namun, Ogura mampu bangkit dengan cepat dan melakukan manuver luar biasa di lap ke-20 untuk menyalip Fernandez di tikungan sembilan. Setelah berhasil merebut posisi terdepan, pebalap Jepang tersebut langsung memperlebar jarak hingga 1,5 detik di depan para pesaingnya.

Ai Ogura akhirnya menyentuh garis finis pertama untuk merayakan kemenangan debutnya di kelas MotoGP, disusul Raul Fernandez di podium kedua dan Jorge Martin di posisi ketiga. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio yang sempat terkena penalti berhasil mengamankan tempat keempat.

 

2. Kemenangan Istimewa

Usai balapan, Ai Ogura mengungkapkan perasaannya ketika memimpin lomba. Ia yang menempati posisi terdepan beberapa lap sebelum perlombaan berakhir mengakui saat itu sangatlah lama. 

“Tentu saja, itu bukan perasaan yang menyenangkan karena saya merasa empat, lima lap terasa sangat panjang," katanya melansir Crash.

Dengan perasaan haru ia mengaku kemenangannya di Sirkuit Assen sangatlah istimewa. Hal ini lantaran Assen menjadi salah satu arena favoritnya. 

“Bagi saya, kemenangan di Assen membuatnya semakin istimewa karena itu adalah salah satu trek favorit saya,” katanya.

“Saya juga memenangkan balapan di Moto2. Jadi, sangat senang bisa balapan di depan semua penggemar di tempat ini. Dan ketika saya melewati garis finis, rasanya sangat memuaskan,” tutur Ogura.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement