
Pada satu titik, Marquez diminta untuk memilih antara liburan atau mengejar karier di dunia balap. Pengorbanan itu jadi pelajaran berharga buatnya di masa depan.
“Saya bersyukur karena ayah mengajari saya banyak hal. Pada akhirnya, sekarang saya punya uang, tetapi saya tahu nilai-nilai kehidupan. Ayah yang mengajari saya soal itu,” tukas Marquez.
“Contohnya, dia akan bilang, ‘Kalau kami mau mengendarai motor, kita tidak bisa berlibur. Kamu harus memilih. Jika mau mengendarai motor, kamu tidak bisa melakukan hal-hal lain,’” sambungnya.
Pada akhirnya, didikan keras sang ayah berbuah manis. Marquez jadi salah satu pembalap paling hebat di MotoGP dengan torehan tujuh gelar juara dunia dan puluhan kemenangan.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.