DI antara ratusan pebulutangkis yang pernah menginjakan kaki di lapangan Indonesia Open, ada satu nama dari India berhasil mencatatkan prestasi yang tak terduga. Bukan hanya sekadar menang, Saina Nehwal juara dua kali beruntun dan menjadi orang India pertama yang pernah menaklukkan turnamen kebanggaan Indonesia tersebut.
Lahir dari pasangan Harvir Singh Nehwal dan Usha Rani Nehwal di Hisar, India pada 17 Maret 1990, Saina Nehwal sebenarnya tidak memiliki latar belakang bulu tangkis yang kuat dari kedua orang tuanya.

Sang ayah merupakan seorang akademisi, sementara sang ibu hanya bermain bulu tangkis di level lokal Haryana. Namun dari fondasi sederhana itulah, sebuah karier luar biasa mulai dibangun.
Saina mulai berlatih bulu tangkis di usia delapan tahun dan mengawali karier profesionalnya dengan menjuarai Asian Satellite Badminton Tournament di usia 16 tahun. Di usia yang sama, ia menjadi wanita India pertama dan termuda di Asia yang berhasil juara di empat turnamen bintang empat dunia.
Pencapaian yang paling mengukir nama Saina di hati pecinta bulu tangkis Indonesia adalah dominasinya di turnamen yang hampir selalu dikuasai China. Saina Nehwal adalah wakil India pertama yang mampu menjajah Indonesia Open, dan ia melakukannya sebanyak dua kali yaitu pada 2009 dan 2010 secara berturut-turut,
Capaian itu sangat spesial karena selama ini nomor tunggal putri Indonesia Open dikuasai pebulutangkis China. Saat ada wakil negara lain yang juara, mereka paling hanya mampu melakukannya sekali.
Kiprah Saina jauh melampaui Indonesia Open. Selama kariernya, ia meraih 24 gelar internasional, termasuk sepuluh gelar Superseries. Ia mewakili India tiga kali di Olimpiade dan meraih medali perunggu di Olimpiade London 2012.
Saina pernah mencapai peringkat dua dunia pada 2009 dan berhasil menembus peringkat satu dunia pada 2 April 2015. Sebuah pencapaian yang hanya bisa diraih segelintir atlet bulu tangkis sepanjang sejarah.