"Ketika seseorang pensiun sebagai atlet profesional, tubuh mereka tidak akan lagi terlihat seperti tubuh atlet profesional karena mereka tidak menghabiskan seluruh waktunya untuk berlatih. Ini bukan hal yang rumit," bela salah satu netizen.
Penyusutan massa otot yang dialami Nadal sebenarnya merupakan hal yang rasional, terlebih jika mengaitkannya dengan cedera kaki kronis yang telah dideritanya selama bertahun-tahun. Belum lama ini, Nadal mengungkapkan dirinya didiagnosis mengidap Muller-Weiss Syndrome, sebuah kondisi degeneratif langka pada kaki yang menyebabkan runtuhnya tulang navikular tarsal, sehingga bentuknya berubah seiring berjalannya waktu.
Penyakit ini disinyalir kuat membatasi kemampuan Nadal untuk menjaga bentuk tubuhnya seperti sedia kala karena ia tidak bisa lagi memaksakan tubuhnya dalam porsi latihan yang berat. Di sisi lain, memiliki massa tubuh yang lebih ringan justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Nadal saat ini, karena dapat mengurangi beban serta tekanan pada kakinya yang cedera.
Sejak pensiun, Nadal sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengelola Rafa Nadal Academy di Mallorca demi menggembleng generasi penerus dunia tenis. Di luar kesibukannya sebagai mentor, mantan petenis nomor satu dunia ini juga diketahui tetap aktif menyalurkan hobi olahraganya dengan bermain padel dan golf.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.