Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pevoli Timnas Jepang Shunichiro Sato Ditangkap Polisi Karena Kepemilikan Narkoba

Dian AF , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2026 |10:40 WIB
Pevoli Timnas Jepang Shunichiro Sato Ditangkap Polisi Karena Kepemilikan Narkoba
Shunichiro Sato (Foto:X/@Temmzvolley)
A
A
A

KABAR mengejutkan datang dari skuad tim nasional bola voli Jepang. Middle blocker andalan mereka, Shunichiro Sato, resmi ditangkap aparat kepolisian atas dugaan kepemilikan narkoba jenis ganja, tepat di tengah persiapan menuju Volleyball Nations League (VNL) 2026.

1. Ditangkap Saat TC Berlangsung

Pernyataan Resmi Asosiasi Timnas Jepang (Foto:X/@boooooorai)
Pernyataan Resmi Asosiasi Timnas Jepang (Foto:X/@boooooorai)

Berdasarkan laporan Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo yang dikutip media Jepang Asahi, Kamis (28/5/2026), Sato diduga kedapatan membawa ganja di sebuah tempat perjudian pachinko di Distrik Itabashi, Tokyo, pada Rabu (27/5) malam. 

Atas perbuatan tersebut, pemain bertinggi badan 205 sentimeter itu diduga melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika yang berlaku di Jepang.

Penangkapan ini terjadi di waktu yang sangat krusial. Timnas voli Jepang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Kita, Tokyo, sebagai bagian dari persiapan menghadapi VNL 2026 yang dijadwalkan bergulir di Ningbo, China, mulai 24 Juni mendatang. 

Dalam turnamen bergengsi tersebut, Jepang telah terjadwal menghadapi Ukraina pada 10 Juni, Polandia pada 12 Juni, China pada 13 Juni, serta satu laga lagi pada 14 Juni.

2. Respon Asosiasi

Merespons insiden ini, Asosiasi Bola Voli Jepang (JVA) bergerak cepat. Mereka langsung menggelar konferensi pers pada Kamis sore pukul 14.30 waktu setempat dan secara resmi mengumumkan pencoretan Shunichiro Sato dari skuad timnas. Seluruh pemain timnas voli Jepang turut diminta hadir dalam pertemuan tersebut.

Pencoretan ini tentu menjadi pukulan berat bagi Jepang. Sato bukan pemain sembarangan, ia telah memperkuat timnas senior Jepang sejak Asian Games 2018 di usia yang baru menginjak 18 tahun. 

Pengalamannya selama hampir satu dekade bersama tim nasional menjadikannya salah satu pilar utama di lini tengah.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement