Di Spanyol, Ye Zhaoying tidak sendiri. Ia ditemani oleh sang suami, Hao Haidong, yang juga merupakan mantan pesepakbola legendaris sekaligus pencetak gol terbanyak dalam sejarah Timnas China.
Nasib Hao Haidong pun setali tiga uang; ia masuk dalam daftar hitam dan dikucilkan karena memiliki pandangan yang sama dengan sang istri dalam menentang rezim yang berkuasa. Kehidupan di Eropa nyatanya tidak sepenuhnya menghadirkan ketenangan, sebab mereka harus menerima kenyataan pahit diasingkan oleh lingkungan terdekat.
Hubungan dengan keluarga merenggang, bahkan sang ayah sempat meminta Ye Zhaoying untuk berhenti menyuarakan protes. Tidak hanya itu, komunikasi dengan rekan-rekan seperjuangan di dunia bulu tangkis pun terputus total. Teman dekatnya semasa di asrama dulu, Dai Yun, bahkan telah menghapus kontak media sosialnya.
"Pemerintah China mengatakan kami pengkhianat, tapi kami tidak pernah mengatakan hal negatif tentang orang China. Kami hanya berbicara menentang rezim China," tegas Hao Haidong.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.