Tak hanya unggul di lapangan, Lianne juga berprestasi di bidang akademik. Ia menempuh pendidikan kedokteran gigi di Universitas Radboud, Nijmegen, Belanda, mengikuti jejak sang ayah yang juga dokter gigi.
Lianne bukan satu-satunya atlet bulu tangkis di keluarga Tan. Kakaknya, Yuhan Tan, lahir pada 21 April 1987 dan juga merupakan pebulutangkis tunggal putra Belgia.
Keduanya bahkan bersama-sama mewakili Belgia di ajang bergengsi Olimpiade London 2012. Yuhan pun berhasil meraih sembilan gelar juara di Belgian National Badminton Championships, sementara Lianne menyabet tujuh gelar serupa di nomor tunggal putri.
Saat Olimpiade Paris 2024, sebuah video viral yang memperlihatkan pelatih Indra memberikan instruksi kepada Lianne dalam bahasa Indonesia pada jeda interval gim pertama saat melawan Ratchanok Intanon dari Thailand beredar luas.

Olimpiade Paris 2024 merupakan partisipasi keempat Lianne di ajang empat tahunan tersebut. Sebelumnya, ia telah tampil di London 2012, Rio de Janeiro 2016, dan Tokyo 2020. Namun, sayangnya atlet cantik ini belum pernah menembus fase gugur.
(Dian AF)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.