Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fadly Alberto Lepaskan Tendangan Kungfu, Akmal Marhali: Gambaran Ekosistem Sepakbola Indonesia

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Kamis, 23 April 2026 |01:05 WIB
Fadly Alberto Lepaskan Tendangan Kungfu, Akmal Marhali: Gambaran Ekosistem Sepakbola Indonesia
Fadly Alberto di ambang hukuman berat dari Komdis PSSI. (Foto: Instagram/@bhayangkarafc)
A
A
A

KOORDINATOR Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali memberikan sorotan terhadap pemain Bhayangkara FC U-20 Fadly Alberto yang melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20, Rakha. Menurut Akmal Marhali, kasus itu adalah gambaran ekosistem pembinaan sepakbola Indonesia yang belum maksimal.

1. Pembinaan Sepakbola di Indonesia Butuh Pembenahan

Fadly Alberto meminta maaf telah melakukan kekerasan. (Foto: Instagram/@albrtoo_10)
Fadly Alberto meminta maaf telah melakukan kekerasan. (Foto: Instagram/@albrtoo_10)

Momen Fadly Alberto melepaskan tendangan kungfu kelar membela sang klub, Bhayangkara FC U-20, melawan Dewa United U-20 di lanjutan Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu 19 April 2026 sore WIB. Aksi Fadly Alberto pun menjadi sorotan tajam.

"Apa yang kita tanam itu yang kita petik. Sebenarnya kasus yang terjadi di laga EPA (Elite Pro Academy) antara Bhayangkara FC melawan Dewa United adalah gambaran umum tentang ekosistem sepakbola Indonesia," kata Akmal Marhali kepada Okezone.

"Di mana pembinaan kita ini belum mengarah kepada pembinaan sepakbola yang bukan cuma sekadar menendang dan menyundul bola. Bagaimana membangun attitude, sikap, dan juga tingkah laku di lapangan yang seharusnya juga menjadi bagian dari pembinaan sepakbola Indonesia," tambah Akmal Marhali.

2. Wasit Tak Bijak

Akmal Marhali mengatakan keributan juga terjadi karena wasit tidak bijak dalam pengambilan keputusan.  Menurut Akmal Marhali, wasit dalam laga tersebut juga perlu dievaluasi.

"Ini akan menjadi problem besar kita di tengah juga, misalnya, kecurigaan-kecurigaan terhadap kepemimpinan wasit dan sebagainya. Jadi menurut saya, ini tidak serta-merta kesalahan pemain," ucapnya.

 

"Misalnya, kita sejauh ini menghakimi luar biasa Alberto Fadly Hengga yang pada akhirnya kita membunuh karakter anak tersebut dengan perilaku kita mengecam habis-habisan," sambung Akmal Marhali.

Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20. (Foto: Instagram/@futbollindonesiaa)
Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20. (Foto: Instagram/@futbollindonesiaa)

Akibat tindakan buruknya, Fadly Alberto menerima beberapa konsekuensi. Ia dipastikan dicoret dari Timnas Indonesia U-20, diputus kontrak salah satu apparel olahraga hingga berpotensi mendapatkan hukuman berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement