YOGYAKARTA – Grand Final Proliga 2026 resmi digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 24-26 April 2026. Menariknya, partai puncak musim ini mengusung format baru yang diprediksi akan menguras stamina sekaligus mental para pemain saat bertarung di laga Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Bhayangkara Presisi.
Ya, pada grand final kali ini di sektor putra kembali menyajikan el clasico modern yang mempertemukan Jakarta LavAni Livin' Transmedia dengan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi. Ini merupakan final keempat berturut-turut bagi kedua tim sejak 2023.
Sementara di sektor putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) ditantang oleh kekuatan tangguh Gresik Phonska Plus (GPP) Pupuk Indonesia dalam perebutan takhta tertinggi.
Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, mengungkapkan partai puncak tahun ini tidak lagi menggunakan sistem satu hari selesai. Penerapan sistem three winning set atau bertanding maksimal tiga kali membuat persaingan menjadi lebih adil dan berwarna.
Jika sebuah tim berhasil mengamankan dua kemenangan awal, maka pertandingan hari ketiga tidak perlu dilaksanakan.
"Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali. Tetapi jika hingga laga kedua berakhir 1-1 maka laga dilanjutkan hingga hari ketiga,” ujar Reginald dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (21/4/2026).
Skema kompetitif ini juga diberlakukan untuk perebutan peringkat ketiga baik di sektor putra maupun putri.
Di kubu putra, LavAni mengusung misi merebut kembali gelar yang mereka kuasai pada 2022 dan 2023. Official LavAni, John Zulfikar, menegaskan kesiapan tim asuhan David Lee.
"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final," ujarnya.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi ingin mempertahankan dominasi mereka setelah menjadi juara pada 2024 dan 2025. Perwakilan Bhayangkara, Rita Kurniati, menyebut kekalahan dari LavAni di Final Four menjadi evaluasi penting.
"Kami berharap Bhayangkara akan menjadi juara. Dua kekalahan di final four menjadi pelajaran berharga," kata Rita.
Sementara itu, perhatian juga tertuju pada megabintang Megawati Hangestri Pertiwi yang berambisi membawa Jakarta Pertamina Enduro kembali naik ke podium tertinggi.
Jumat, 24 April 2026
15.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus
19.00 WIB: Jakarta LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi
Sabtu, 25 April 2026
15.00 WIB: Gresik Phonska Plus vs Jakarta Pertamina Enduro
19.00 WIB: Jakarta Bhayangkara Presisi vs Jakarta LavAni
Minggu, 26 April 2026 (Jika kedudukan 1-1)
15.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus
19.00 WIB: Jakarta LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.