Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pebulu Tangkis Huang Yaqiong, Diwarnai Tangis Kerinduan di Asrama hingga Puncak Podium Dunia

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 28 Maret 2026 |04:01 WIB
Kisah Pebulu Tangkis Huang Yaqiong, Diwarnai Tangis Kerinduan di Asrama hingga Puncak Podium Dunia
Mantan ratu bulu tangkis ganda campuran dunia, Huang Yaqiong. (Foto: Instagram/hyq28)
A
A
A

Dominasi mereka tidak terbendung dengan koleksi 33 gelar BWF World Tour, tiga gelar juara dunia (2018, 2019, 2022), hingga dua trofi Piala Sudirman untuk China. Puncak kejayaan mereka terjadi di Olimpiade Paris 2024, di mana mereka berhasil menebus medali perak Tokyo 2020 menjadi emas yang prestisius.

Namun, setelah mencapai puncak tertinggi, babak baru kehidupan pun menyapa. Setelah Zheng Siwei memutuskan gantung raket pasca-Olimpiade, Huang Yaqiong menyusul dengan mengumumkan pensiun tepat di pergantian tahun.

Huang Yaqiong
Huang Yaqiong

Keputusan ini diambil di saat kariernya masih berada di titik tertinggi. Tak lama setelah meninggalkan lapangan hijau, Yaqiong resmi memulai kehidupan barunya dengan menikahi rekan sesama atlet bulu tangkis, Liu Yuchen.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement