JAKARTA - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akhirnya lega bisa melepas dahaga gelar di Japan dan China Open 2026. Ini merupakan dua gelar beruntun yang didapat Fajar/Fikri usai puasa gelar selama setahun.
Fajar/Fikri memulai dua pekan gemilang dengan menjuarai Japan Open 2026 usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, 21-19 dan 21-17. Setelah itu, mereka merebut titel China Open 2026 usai menaklukkan lawan yang sama dengan skor 16-21, 21-19, dan 21-19.
Keberhasilan tersebut menjadi buah dari kesabaran dan berbagai evaluasi yang dilakukan Fajar/Fikri setelah melalui periode panjang tanpa gelar. Fikri mengakui, ada perubahan yang dilakukan, terutama dalam hal latihan, fokus, hingga menjaga kesabaran.
"Ya, yang pasti dengan hasil setahun enggak juara pasti kita ada perubahan dari segi latihan, dari fokusnya juga, dari kesabarannya juga. Ya mungkin hasil dari semua itu ya, hasilnya ternyata rezekinya ada di Jepang-China kemarin," kata Fikri di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (13/8/2026).
"Latihan ya latihan aja kita. Latihan emang serius, cuma memang ada tambahan kita. Ya lebih ke tahu diri aja sih. Saya juga merasakan kalau saya tiap final kalah terus kan. Usaha udah, ikhtiar udah, berdoa juga udah. Ya saya sempat ngobrol sama Fajar ya udah enggak apa-apa kalau rezekinya segitu enggak apa-apa. Cuma kita tetap berusaha," tutur Fikri.
Dua gelar juara di event bergengsi tersebut membuat Fajar/Fikri semakin percaya diri. Namun, mereka juga tidak ingin lengah karena para lawan-lawan juga tidak akan tinggal diam.