DANI Pedrosa melihat ada sesuatu yang berbeda dari Marc Marquez di MotoGP Brasil 2026. Ia menilai mantan rekan setimnya itu tidak merasa nyaman di atas motor Desmosedici GP26!
Marquez kembali gagal meraih hasil maksimal di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Brasil, akhir pekan lalu. Setelah memenangi Sprint Race, ia harus puas finis keempat pada balapan utama.
Dalam dua sesi itu, Marquez selalu terlibat pertarungan dengan sesama penunggang Desmosedici GP26 yakni Fabio Di Giannantonio. Setelah menang di Sprint Race, ia justru harus mengakui keunggulan lawan dan gagal naik podium.
Di balapan utama itulah, Pedrosa melihat ada yang berbeda dengan Marquez. Ia menduga pembalap tim Ducati Lenovo tersebut tidak merasa nyaman dengan kuda besinya.
Pedrosa menuturkan, Marquez sebetulnya punya kemampuan istimewa untuk mengenali batasan dari motor. Bahkan di tengah kesulitan pun, ia masih bisa bertarung sengit dengan Di Giannantonio hingga putaran-putaran akhir.
“Dia sedikit terlihat tidak nyaman di atas motor. Terutama di lintasan yang bergelombang dan ketika dia mencoba mendorong laju lebih kencang, motornya (seperti) menolak,” papar Pedrosa, dikutip dari Crash, Rabu (25/3/2026).
“Marc punya kemampuan khusus untuk mengelola batas kemampuannya. Itulah mengapa dia berhasil tetap dekat dengan Di Giannantonio tanpa membiarkannya terlalu jauh di depan. Dia berjuang untuk podium hingga akhir, tetapi tidak memiliki semua kemampuan yang biasanya dia miliki,” imbuhnya.