Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Pevoli asal Brasil Segera Dinaturalisasi demi Misi Indonesia Tampil di Olimpiade Brisbane 2032!

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Senin, 16 Maret 2026 |07:55 WIB
4 Pevoli asal Brasil Segera Dinaturalisasi demi Misi Indonesia Tampil di Olimpiade Brisbane 2032!
Timnas Voli Indonesia segera diperkuat 4 pemain naturalisasi asal Brasil. (Foto: NOC Indonesia)
A
A
A

PENGURUS Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) tengah mempercepat rencana naturalisasi empat atlet muda asal Brasil. Program ini disiapkan sebagai bagian dari strategi memperkuat tim nasional voli Indonesia dalam jangka panjang menuju Olimpiade Brisbane 2032.

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, mengatakan proses naturalisasi masih berada pada tahap penyiapan dokumen administratif. Empat atlet yang diproyeksikan terdiri dari dua pemain putra dan dua pemain putri.

“Semua naturalisasi yang pernah saya sampaikan itu ada dua putra, dua putri. Sekarang kita lagi proses mempersiapkan administrasi dan dalam waktu dekat saya mau menghadap Menpora untuk membicarakan masalah ini,” ujar Imam Sudjarwo dikutip dari rilis resmi PBVSI, Senin (16/3/2026).

1. Segera Menghadap ke Menpora Erick Thohir

Erick Thohir akan bantu percepat proses naturalisasi 4 pevoli muda asal Brasil. (Foto: Kemenpora)
Erick Thohir akan bantu percepat proses naturalisasi 4 pevoli muda asal Brasil. (Foto: Kemenpora)

Setelah tahap awal administrasi rampung, PBVSI berencana melanjutkan pembahasan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Imam menjelaskan, langkah berikutnya adalah membawa usulan naturalisasi tersebut ke DPR untuk mendapatkan persetujuan resmi.

“Namun, saya mau ngomong, setelah lebaran saya akan ketemu beliau, yaitu membicarakan masalah naturalisasi. Nah kalau sudah clear, kita bisa mempersiapkan administrasi, tentu langkah berikutnya adalah kita ke DPR. Karena itu harus ada persetujuan persidangan DPR,” lanjutnya.

PBVSI menilai naturalisasi diperlukan untuk meningkatkan daya saing tim nasional secara lebih cepat. Kehadiran pemain baru diharapkan dapat menambah kualitas tim sekaligus mendorong persaingan sehat bagi atlet lokal.

Imam menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari proyek jangka panjang federasi. Fokus utama diarahkan untuk membangun tim yang mampu tampil lebih kompetitif di Olimpiade Brisbane 2032.

“Kenapa kita harus naturalisasi? Tentu kita punya proses yang panjang yaitu kita ingin menuju ke Olimpiade Brisbane 2032. Sehingga kita mempersiapkan tim yang bagus itu yang pertama. Kemudian yang kedua supaya bisa membangun motivasi bagi atlet-atlet nasional kita,” katanya.

 

Alasan Naturalisasi Pevoli asal Brasil

Empat pemain yang masuk radar PBVSI diketahui berasal dari Brasil. Federasi sengaja membidik pemain muda agar dapat berkembang bersama tim nasional dalam jangka waktu panjang.

“Kita dari Brasil lah,” kata Imam saat menjelaskan asal calon pemain naturalisasi.

PBVSI juga memilih atlet yang masih berusia sekitar 17 tahun. Langkah ini diambil agar para pemain memiliki masa pembinaan lebih panjang hingga memasuki usia puncak pada 2032.

“Belum, belum ada. Dia masih muda-muda. Kan kita cari yang umur 17. Pokoknya umur yang masih muda yang kita ambil sehingga punya jangka panjang,” jelasnya.

3. Tidak Menghambat Pembinaan Atlet Muda dalam Negeri

Timnas Voli Putra Indonesia saat merebut medali emas SEA Games 2025. (Foto: NOC Indonesia/Rifqi)
Timnas Voli Putra Indonesia saat merebut medali emas SEA Games 2025. (Foto: NOC Indonesia/Rifqi)

Di sisi lain, Imam memastikan program naturalisasi tidak akan menghambat pembinaan atlet dalam negeri. PBVSI tetap menjalankan program pengembangan pemain muda melalui tim seperti Jakarta Garuda Jaya dan partisipasi di berbagai kompetisi kelompok usia.

“Proyek jangka panjang makanya kita mempersiapkan juga ini Garuda Jaya ini kan kita mainkan yang muda-muda, besok ini kita carikan pengalaman,” ujarnya.

Mantan kepala Korps Brimob Polri itu menegaskan porsi atlet lokal tetap menjadi fondasi utama tim nasional. Naturalisasi akan dilakukan secara terbatas dengan mempertimbangkan keseimbangan komposisi pemain.

“Kita juga tidak ingin mematikan dari atlet nasional. Tidak boleh. Kita boleh naturalisasi tetapi juga kita ada persentasenya,” tegas Imam.

Empat atlet yang disiapkan disebut sudah memberikan sinyal positif untuk bergabung dengan Indonesia. PBVSI saat ini masih meneliti berbagai aspek regulasi agar proses naturalisasi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Pada intinya, empat ini sudah siap karena mereka sudah diinfokan dan mereka mau,” ucapnya.

Selain mendatangkan pemain, PBVSI juga berencana menambah tenaga pelatih dari Brasil. Pelatih tersebut diproyeksikan membantu meningkatkan kualitas tim voli putra Indonesia yang tahun ini akan menghadapi sejumlah agenda internasional.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement