Pada gim penentuan, fokus Leo/Bagas justru terlihat menurun di saat-saat krusial. Sebaliknya, duet Malaysia yang merupakan anak didik Herry Iman Pierngadi tampil semakin percaya diri. Leo mengungkapkan bahwa lawan bermain sangat berani, terutama dalam mengeksploitasi servis.
“Tadi banyak melakukan kesalahan sendiri, lawan mainnya nekat dan di gim terakhir mereka beberapa kali servis flick ke saya yang menghasilkan poin terus,” tambah Leo.
Kekalahan ini juga dipengaruhi oleh faktor pertemuan perdana yang membuat Leo/Bagas sempat kesulitan membaca gaya main lawan. Bagas Maulana mengakui ketangguhan pertahanan Aaron Tai menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Pertandingan gim ketiga pun berakhir dengan skor 16-21 untuk kemenangan Malaysia.
“Ini pertemuan pertama kali kami dan tadi di awal cukup kagok karena Aaron Tai sangat rapat. Di dua gim berikutnya kami sudah mulai tahu permainannya dan sudah berusaha juga,” tutup Bagas.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.