Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aprilia Makin Menggila di MotoGP, Maverick Vinales Menyesal Pindah ke KTM?

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2026 |04:54 WIB
Aprilia Makin Menggila di MotoGP, Maverick Vinales Menyesal Pindah ke KTM?
Pembalap Tim KTM Tech3, Maverick Vinales. (Foto: Instagram/maverick12official)
A
A
A

BURIRAM – Aprilia Racing makin menggila di MotoGP 2026. Lantas peningkatan drastis yang diperlihatkan Aprilia itu membuat pembalap KTM Tech3, Maverick Vinales, menyesal telah meninggalkan tim tersebut di akhir musim 2024?

Menanggapi pertanyaan itu, Vinales menegaskan dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan berani untuk berpindah haluan dari Aprilia ke kubu KTM pada musim MotoGP 2025. Meski kepindahannya sempat memicu tanda tanya besar di paddock, pembalap asal Spanyol ini merasa langkah tersebut adalah bagian dari kebutuhan pribadinya untuk mencari suasana baru.

1. Tantangan Baru di Luar Aprilia

Keputusan Vinales untuk bergabung dengan KTM Tech3 mengejutkan banyak pihak, terutama karena ia baru saja mengukir sejarah sebagai pembalap pertama di era MotoGP yang memenangi balapan dengan tiga pabrikan berbeda. Padahal, Aprilia sempat memproyeksikannya sebagai 'kapten' tim mendampingi Jorge Martin setelah pensiunnya Aleix Espargaro.

Vinales menjelaskan keputusannya bukan semata-mata karena kedatangan Jorge Martin ke pabrikan Noale tersebut. Ia juga merefleksikan perjalanan kariernya yang penuh lika-liku, termasuk saat meninggalkan Yamaha pada pertengahan 2021

"Memang benar mereka merekrut Jorge, tapi bukan hanya itu alasannya. Itu adalah momen di mana saya merasa perlu melihat sesuatu yang lain," ungkap Vinales, dikutip dari GP One, Rabu (11/3/2026).

Jorge Lorenzo bersama Maverick Vinales. (Foto: Instagram/jorgelorenzo99)
Jorge Lorenzo bersama Maverick Vinales. (Foto: Instagram/jorgelorenzo99)

"Secara olahraga, itu mungkin keputusan yang tepat. Saya mengendarai Aprilia yang terus berkembang... Saya tidak menyesal tentang Aprilia, kami hanya menempuh jalan masing-masing," tambahnya.

2. Kejutan di Balik Kepindahan Sterlacchini

Meskipun mantap dengan pilihannya, Vinales mengakui ada satu hal yang luput dari prediksinya, perpindahan Fabiano Sterlacchini. Mantan direktur teknik KTM tersebut justru menyeberang ke Aprilia untuk menggantikan Romano Albesiano yang hengkang ke Honda.

 

Situasi ini terasa ironis karena Vinales pindah ke KTM saat Sterlacchini masih ada di sana, namun mereka justru bertukar posisi pabrikan.

"Kami mengambil keputusan lebih awal tanpa mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Tidak ada yang memberi tahu saya bahwa dia (Sterlacchini) akan pergi," ujar pembalap berjuluk The Top Gun tersebut.

Maverick Vinales. (instagram/maverick12official)
Maverick Vinales. (instagram/maverick12official)

Vinales juga menyoroti kurangnya transparansi mengenai krisis finansial yang sempat mengguncang KTM pada musim dingin lalu. Meski kampanye awalnya bersama KTM sempat terganggu cedera bahu di Sachsenring dan hasil minor di pembuka musim 2026 di Buriram, Vinales tetap optimistis.

Hingga saat ini, Vinales telah mengoleksi kemenangan bersama Suzuki, Yamaha, dan Aprilia, namun masih berjuang mengejar podium tertinggi bersama mesin RC16 milik KTM.

"Kami tidak tahu semua pergerakan yang akan terjadi, tapi pada akhirnya, saya tidak menyesali keputusan ini," pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement