MADRID – Pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, memberikan analisis mendalam terkait peta persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Espargaro meyakini dominasi mutlak Ducati yang terlihat pada musim-musim sebelumnya tidak akan terulang kembali secara penuh.
Espargaro melihat Aprilia Racing mulai melihat menakutkan. Bahkan ia percaya para pembalap Aprilia bisa menjadi ancaman besar bagi rider andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez untuk mempertahankan status gelar juara MotoGP.
Satu seri balapan telah terselenggara di MotoGP 2026. Seri balapan itu berlangsung di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand pada Minggu 1 Maret 2026 lalu.
Menariknya, tidak ada motor Ducati dalam deretan tiga podium teratas. Balapan utama berhasil dimenangkan oleh Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), kemudian diikuti oleh Pedro Acosta (Red Bull KTM), dan Raul Fernandez (Aprilia Trackhouse).
Para pembalap Ducati kesulitan untuk masuk lima besar. Bahkan, sang juara bertahan Marc Marquez (Ducati Lenovo) dan runner-up musim lalu Alex Marquez (Gresini Ducati) gagal finis dalam balapan itu.
Espargaro menilai, ketiadaan Ducati serta terpuruknya duet Marquez menunjukkan bahwa peta kekuatan berubah. Menurutnya, semua tim akan lebih setara pada musim ini.
"Mungkin kita akan melihat tahun pertama di mana pabrikan seperti Aprilia, KTM, dan Honda akan jauh lebih dekat dengan Ducati," kata Espargaro dikutip dari Motosan, Rabu (11/3/2026).