“Titik baliknya mungkin karena kami saling mengingatkan untuk tidak kendor di setiap poin. Pola permainan lawan dari awal sampai akhir sebenarnya sama,” papar Fadia.
"Jadi, tantangannya adalah bagaimana kami tetap fokus dan tidak memberikan poin dari kesalahan sendiri," imbuh perempuan berusia 25 tahun itu.

Fadia mengaku berusaha menjaga suasana dan fokus supaya tidak mengulang kesalahan seperti di awal gim. Ia menyatakan sangat antusias untuk menatap laga semifinal yang akan berhadapan wakil China Li Yi Jing/Wang Yi Duo.
"Kami sudah cukup tahu pola permainan Li Yi Jing, apalagi sebelumnya pernah bertemu di final Thailand meskipun dengan partner yang berbeda. Kemungkinan pola permainannya tidak akan jauh berbeda, jadi kami harus lebih siap terutama di sejak awal pertandingan," tandas Fadia.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.