Meski sempat kembali jatuh ke dalam godaan ketenaran pasca bebas pada 1995, termasuk insiden gigit telinga Evander Holyfield yang legendaris, proses pendewasaan spiritual Tyson terus berjalan. Penebusan dosa ia tunjukkan melalui rekonsiliasi. Pada 2009, ia meminta maaf secara terbuka kepada Holyfield, dan kini keduanya menjalin persahabatan erat.
Kini, di masa tuanya, pengaruh Islam tercermin dalam keseharian Tyson yang jauh lebih tenang. Ia mengaku menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab terhadap keluarga.
"Menjaga keluarga. Saya tidak lagi keluar malam. Jam delapan malam saya sudah di rumah," imbuh Mike Tyson.
Meski gaya hidupnya sering memicu diskusi, seperti tato di wajahnya atau pola makannya, Tyson tetap teguh pada imannya. Momen emosional terekam pada Desember 2022 saat ia menjalankan ibadah umrah di Mekkah bersama DJ Khaled.
Baginya, hubungan dengan Sang Pencipta adalah urusan personal yang paling hakiki. Tyson menegaskan bahwa meski ia menghormati semua keyakinan, ia ingin mengembuskan napas terakhirnya sebagai seorang Muslim.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.