“Pelatih-pelatih PB Djarum selama ini sudah sabar melatih saya. Dari yang saya belum ada apa-apa, sampai sekarang ini. Semua ini berkat pelatih di PB Djarum,” sambung Jolin.
Meski demikian, Jolin enggan berpuas diri. Baginya, tantangan di Pelatnas akan jauh lebih berat karena ia harus bersaing dengan pemain-pemain terbaik lainnya.
Keberhasilan Jolin ini sekaligus mempertegas dominasi PB Djarum di ajang Seleknas 2026. Jolin menjadi wakil ketiga dari klub tersebut yang lolos ke Pelatnas, menyusul pasangan ganda campuran Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia.
Sementara itu, satu tiket tambahan masih berpotensi diraih lewat "perang saudara" di final ganda putri antara Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika melawan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri.
(Rivan Nasri Rachman)