PB Djarum menempa sekira 518 atlet muda lewat kejuaraan yang melibatkan klub mitra. Ajang itu dinilai sebagai panggung pembinaan atlet muda dengan format pertandingan yang semakin berkembang.
Sebanyak 518 atlet dari 28 klub yang terdiri dari 25 klub mitra PB Djarum dan tiga klub undangan ambil bagian dalam ajang yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Ajang itu berlangsung sejak 9-14 Februari 2026.

Kompetisi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum mempertandingkan kategori perorangan U-9 dan U-11 serta nomor beregu U-13 dan U-15. Khusus sektor beregu, format pertandingan mengadopsi sistem kejuaraan beregu dunia, yakni format Piala Thomas & Uber untuk U-13 serta format Piala Sudirman untuk U-15.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, kejuaraan ini menjadi wadah peningkatan kualitas atlet muda yang selama ini dibina oleh klub-klub mitra dari berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa yang ambil bagian dalam kompetisi ini ialah PB Talenta Manado (Sulawesi Utara), PB Champion Makassar (Sulawesi Selatan), PB Victory Bandung (Jawa Barat) dan Hevindo Balikpapan (Kalimantan Timur).
“Kejuaraan Klub Mitra merupakan salah satu upaya dari PB Djarum dan Djarum Foundation untuk terus menjaga nyala api semangat bulutangkis di Indonesia,” kata Yoppy, Minggu (15/2/2026).
“Dengan kejuaraan ini, tiap-tiap klub dapat mengukur kemampuan para atletnya dan bersama-sama meningkatkan kualitas serta pembinaan sehingga akhirnya kita memiliki banyak atlet-atlet muda mumpuni yang dapat melanjutkan tongkat estafet regenerasi pebulu tangkis elit di Tanah Air,” imbuhnya.
Yoppy mengatakan, upaya ini mulai membuahkan hasil dengan moncernya atlet-atlet klub mitra PB Djarum. bahkan, beberapa nama berhasil menembus Pelatnas PBSI. Salah satunya Selsi Jovika yang semula bermain untuk PB Champion Madiun, dan Moh Zaki Ubaidillah serta Richie Duta Richardo yang memulai karier di PB Champion Klaten.
“Selain membantu meningkatkan kualitas atlet, Kejuaraan Klub Mitra itu penting sekali untuk klub dan pelatihnya. Umumnya pelatih klub mitra adalah mantan atlet PB Djarum, jadi kejuaraan ini membantu ekosistemnya tetap hidup," kata Yoppy.
"Kami kumpulkan mereka, berdiskusi, kami petakan kebutuhan sekarang dan satu-dua tahun ke depan. Sehingga klub mitra juga menjadi wadah berbagi pengetahuan seputar perkembangan bulu tangkis,” tambahnya.
Untuk itu, tidak hanya menyelenggarakan kompetisi di berbagai nomor usia, Kejuaraan Klub Mitra juga senantiasa memasukkan coaching clinic dan sharing session bagi para pelatih. Tahun ini, materi yang dipaparkan oleh Ari Subarkah selaku pelatih fisik PB Djarum.