Langkah awalnya di Amerika terbilang manis dengan raihan juara ketiga di ajang Boston Open 2024. Bagi Handoko, Amerika Serikat bukan sekadar tempat baru, melainkan "pelampiasan" positif untuk mewujudkan ambisi internasional yang sempat tertunda di tanah air, termasuk impian menembus Kejuaraan Dunia hingga Olimpiade.
"Saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan jika nantinya saya bisa bermain di internasional membela Amerika Serikat. Saya masih punya mimpi bermain di turnamen internasional," tegas Handoko yang saat ini juga tetap berkomitmen menyelesaikan kuliahnya secara daring.
Kini, di usia emasnya, Handoko Yusuf Wijayanto sedang bersiap untuk kembali ke lintasan balap bulu tangkis global, membuktikan bahwa mimpi atlet Indonesia bisa tetap menyala meski harus menempuh jalan memutar melintasi benua.
(Rivan Nasri Rachman)