NAMA Gronya Somerville sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta bulu tangkis dunia. Atlet asal Australia ini seringkali dijuluki sebagai Bidadari Bulu Tangkis karena parasnya yang menawan.
Namun, di balik kecantikannya, Gronya memiliki garis keturunan yang sangat unik dan menyimpan ketertarikan mendalam terhadap kebudayaan Indonesia.
Pebulu tangkis spesialis nomor ganda ini ternyata masih memiliki darah biru dari Negeri Tirai Bambu. Ayah Gronya diketahui merupakan keturunan langsung dari Kang Youwei, seorang reformis politik terkemuka pada masa Dinasti Qing di China.
Sementara itu, ibunya merupakan keturunan Anglo-Celtic asal Australia. Perpaduan budaya ini menjadikannya salah satu atlet paling ikonik di wilayah Oseania.
Selain prestasinya di lapangan, wanita berusia 29 tahun ini menarik perhatian publik Tanah Air karena kecintaannya yang besar terhadap Indonesia. Gronya mengaku sangat mengagumi keramah-tamahan masyarakat Indonesia. Namun, ada satu hal spesifik yang benar-benar membuatnya jatuh hati, yakni kain Batik.
Gronya tidak ragu memamerkan potret dirinya saat mengenakan berbagai model batik di media sosial pribadinya. Ia bahkan memiliki keinginan untuk mengenakan pakaian tradisional Indonesia tersebut dalam sebuah acara resmi di masa depan.
Tak hanya soal sandang, bidadari lapangan ini juga mengaku sangat menyukai cita rasa kuliner khas Nusantara, meski ia berkelakar bahwa kemacetan di Indonesia menjadi satu-satunya hal yang kurang ia sukai.