“Di babak kedua, saya rasa kami memulai dengan tertidur. Para pemain tidak tampil baik, terjadi
disconnect selama tiga sampai lima menit pertama. Lalu mereka mulai kembali melibatkan kiper saat kami menekan, dan itu selalu menjadi masalah. Ini sesuatu yang terjadi di seluruh dunia,” ucapnya.
“Diego Giustozzi melakukannya dengan sangat baik bersama kipernya. Mereka kembali menekan kami ke bawah, sama seperti yang dilakukan Kirgizstan dengan melibatkan kiper,” lanjut Hector Souto.
Secara keseluruhan, Hector Souto benar-benar tidak puas dengan permainan Timnas Futsal Indonesia meski hasilnya manis. Sebab yang dia harapkan adalah Skuad Garuda tampil dominan dalam laga tersebut.
“Jadi, saya tidak puas dengan performa. Saya selalu bicara soal performa dan hasil. Soal hasil, tentu saya sangat senang. Tapi soal performa, ini bukan performa yang saya inginkan. Saya mengharapkan tim yang jauh lebih dominan,” terang pelatih yang membawa Timnas Futsal Indonesia juara Piala AFF Futsal 2024 dan medali emas SEA Games 2025.

Sekadar diketahui, kesuksesan Timnas Futsal Indonesia ke semifinal sekaligus menggoreskan tinta sejarah. Untuk pertama kalinya, skuad Garuda menembus semifinal Piala Asia Futsal. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka hanya mencapai babak perempatfinal.
Selanjutnya, Timnas Futsal Indonesia akan menantang Jepang di babak semifinal. Sesuai jadwal, pertandingan tersebut digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis 5 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.
(Ramdani Bur)